JAKARTA – Redaksi Tempo menyampaikan apresiasi atas langkah pengurus dan kader Partai NasDem yang datang langsung ke kantor Tempo terkait polemik laporan utama Majalah Tempo edisi 12 April 2026 yang menyinggung Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh.
Pemimpin Redaksi Tempo, Setri Yasra menilai langkah tersebut sebagai bentuk komunikasi terbuka yang mencerminkan praktik demokrasi yang sehat. Perbedaan pandangan terhadap sebuah pemberitaan merupakan hal yang wajar dalam ruang publik.
“Tempo menghargai dan mengapresiasi langkah Partai NasDem dalam menyampaikan aspirasinya secara langsung. Perbedaan perspektif terhadap pemberitaan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi,” ujarnya melalui siaran pers, Selasa (14/04/2026).
Selain itu, Setri menyampaikan bahwa setiap pemberitaan yang dipublikasikan oleh Tempo telah melalui proses jurnalistik yang mengedepankan prinsip verifikasi dan akuntabilitas. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas informasi yang disampaikan kepada publik.
Menurutnya, ruang dialog yang sehat antara media dan pihak terkait sangat penting untuk menjaga keseimbangan informasi. Oleh karena itu, Tempo senantiasa membuka kesempatan bagi pihak yang berkepentingan untuk memberikan klarifikasi.
“Tempo sudah dan akan selalu memberikan ruang bagi Partai NasDem atau pihak mana pun untuk memberikan klarifikasi atas temuan dalam laporan utama tersebut,” tegasnya.
Setri menambahkan, dalam menghadapi perbedaan pandangan terhadap pemberitaan, pihaknya mendorong agar penyelesaian dilakukan melalui mekanisme yang telah diatur sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia merujuk pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers yang mengatur penyelesaian sengketa jurnalistik melalui Dewan Pers sebagai lembaga yang berwenang.
“Sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, kami mendorong agar setiap masukan terhadap produk jurnalistik dapat diselesaikan melalui mekanisme yang tersedia, yakni melalui Dewan Pers,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Setri juga menyampaikan permohonan maaf atas dampak yang ditimbulkan dari sampul laporan utama yang menyinggung Ketua Umum Partai NasDem dan kader partai.(Red)


















