Seminar Nasional FMIPA UPR Hadirkan Pakar Indonesia dan Internasional

AKADEMIKA207 Dilihat

PALANGKARAYA – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Palangka Raya (FMIPA UPR) menggelar Seminar Nasional Sains dan Teknologi ke-8 Tahun 2026 di Aula Rahan Rektorat UPR dan Ruang Kuliah FMIPA, Senin (12/10/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid atau luring dan daring ini menjadi wadah pertukaran gagasan, pengembangan riset, serta penguatan kolaborasi sains dan teknologi.

Seminar tahun ini mengusung tema “Kolaborasi Inovasi Sains dan Teknologi Berbasis Sumber Daya Alam dan Potensi Lokal untuk Transformasi Berdampak Menuju Indonesia Emas 2045”.

Tema tersebut menekankan pentingnya kolaborasi lintas disiplin untuk menghasilkan inovasi yang tidak hanya memperkuat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Nataliana Asi, M.A dalam mengapresiasi konsistensi FMIPA UPR menyelenggarakan seminar nasional tersebut hingga memasuki penyelenggaraan kedelapan.

“keberlangsungan agenda ilmiah tahunan ini menunjukkan kapasitas dan kemampuan sivitas akademika FMIPA dalam menyelenggarakan forum ilmiah yang melibatkan berbagai kalangan,” kata Natalina dalam sambutanya.

Nataliana berharap seminar tersebut menghasilkan pemikiran dan rekomendasi yang dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, sekaligus menawarkan solusi terhadap berbagai persoalan yang berkembang saat ini.

Ia juga berharap kegiatan rutin tersebut menjadi pintu masuk bagi terbentuknya kemitraan strategis yang saling menguntungkan antara UPR dan berbagai pihak di luar kampus.

Baca Juga  Rektor UPR Prioritaskan Pelayanan Mahasiswa dalam Program 100 Hari

Sebelum sesi pemaparan materi dimulai, Rektor UPR periode 2026–2030, Prof. Bhayu Rhama, S.T., M.B.A., Ph.D., turut hadir memberikan dukungan terhadap pelaksanaan seminar.

Di tengah agenda kegiatannya, Bhayu menyempatkan diri berdialog singkat dengan pimpinan FMIPA, panitia penyelenggara, dan peserta.

Berdasarkan laporan Ketua Panitia Pelaksana, Reny Rosalina, Ph.D., seminar ini diikuti 115 peserta, terdiri atas 105 pemakalah dan 10 peserta nonpemakalah.

Peserta berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa sarjana dan pascasarjana, dosen, peneliti, profesional, hingga praktisi umum.

Partisipasi seminar juga menjangkau tingkat internasional. Sebanyak 104 peserta berasal dari Indonesia yang mewakili 14 provinsi dan 21 institusi, sedangkan 11 peserta lainnya berasal dari Malaysia.

Dari sisi publikasi ilmiah, panitia menerima 105 abstrak, dengan rincian 72 abstrak untuk presentasi dan 33 naskah full paper. Capaian tersebut mencerminkan antusiasme peserta dalam membagikan hasil penelitian dan memperluas pertukaran pengetahuan melalui forum ilmiah.

Seminar ini juga menghadirkan sejumlah pakar nasional dan internasional sebagai pembicara utama atau keynote speaker. yakni Aep Patah, Ph.D., Dekan FMIPA Institut Teknologi Bandung yang memiliki keahlian di bidang kimia; Dr. Adventus Panda, S.Si., M.Si., dari Program Studi Biologi FMIPA UPR; serta Assoc. Prof. Ir. Ts. Dr. Nur Hasimah Alias dari Universiti Teknologi MARA, Shah Alam, Malaysia.

Baca Juga  Prodi Agribisnis UPR Latih Ibu PKK Olah Singkong Jadi Mi Bernilai Tambah

Selain akademisi, sesi tersebut menghadirkan praktisi industri Arivian Rahmadian Wimulya, Officer Management Development PT Asmin Bara Bronang. Kehadiran praktisi diharapkan mempertemukan perspektif akademik dengan kebutuhan dan pengalaman dunia industri.

Sementara itu, sesi invited speaker menghadirkan Dr. David Nugroho dari Department of Integrated Science, Faculty of Science, Khon Kaen University, Thailand; Dr. Indra Memdi Khoris dari Research Institute of Materials Chemistry, Chungnam National University, Korea Selatan; Dr. apt. Mohammad Rizki Fadhil Pratama, S.Farm., M.Si., dari Universitas Muhammadiyah Palangka Raya; serta Retno Agnestia, S.Si., M.Sc., Ph.D., dari Program Studi Kimia FMIPA UPR.

Kehadiran para pembicara dari berbagai institusi dan bidang keahlian diharapkan memperkaya pembahasan ilmiah, memperluas wawasan peserta, serta membuka peluang kerja sama penelitian dan pengembangan inovasi lintas institusi maupun negara.

Reny Rosalina, Ph.D. menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan UPR serta pimpinan FMIPA atas arahan dan dukungan terhadap penyelenggaraan seminar.

Baca Juga  Rektor UPR Prioritaskan Pelayanan Mahasiswa dalam Program 100 Hari

“Penghargaan khusus juga diberikan kepada Turangga Resources, yang menaungi PT Asmin Bara Bronang, PT Suprabari Mapanindo Mineral, dan PT Telen Orbit Prima, atas dukungannya sebagai sponsor utama secara konsisten sejak 2018,” kata Reny Rosalina.

Melalui rangkaian kegiatan yang mencakup pembukaan, pemaparan materi utama, presentasi makalah, dan diskusi ilmiah, seminar ini diharapkan menjadi ruang bagi pengembangan gagasan serta inovasi berbasis sumber daya alam dan potensi lokal.

Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, peneliti, dan masyarakat dinilai penting untuk memastikan hasil riset dapat dikembangkan menjadi solusi yang bermanfaat.

“Seminar ini diharapkan tidak hanya menjadi wadah diseminasi hasil penelitian, tetapi juga memperkuat jejaring kolaborasi dan melahirkan inovasi berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” tandasnya.(sct)

+ posts