PALANGKARAYA – Sebanyak 1.267 wisudawan dan wisudawati Wisuda Lulusan Program Sarjana, Magister, dan Doktor Universitas Palangka Raya (UPR) dikukuhkan, Rabu (30/09/2026).
Rektor UPR, Prof. Dr. Ir. Salampak, M.S., IPU., Aseang Eng mengatakan, wisuda menjadi puncak perjalanan akademik yang panjang sekaligus buah dari kerja keras dan doa yang mengiringi proses pendidikan para lulusan.
“Momen kelulusan ini merupakan wujud nyata dari komitmen, dedikasi, serta bentuk pertanggungjawaban akademik Universitas Palangka Raya kepada masyarakat dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing,” kata Prof. Salampak di Kalawa Convention Hall.
Ia menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya kepada seluruh wisudawan serta orang tua yang telah mendampingi perjalanan pendidikan hingga mencapai tahap kelulusan.
Pada wisuda periode ini, UPR mengukuhkan 1.172 lulusan Program Sarjana (S1), 92 lulusan Program Magister (S2), dan tiga lulusan Program Doktor (S3).
Wisuda kali ini juga menjadi momentum penting bagi pelaksanaan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Program tersebut memberikan akses pendidikan yang lebih inklusif dengan mengakui pengalaman kerja dan dedikasi profesional sebagai bagian dari capaian akademik.
Melalui jalur RPL, tercatat 137 lulusan Sarjana dari FKIP, 18 lulusan Magister dari FEB, serta 19 lulusan Magister dari Program Pascasarjana berhasil menyelesaikan pendidikan mereka.
Menurut Prof. Salampak, capaian tersebut menunjukkan komitmen UPR dalam membuka akses pendidikan tinggi sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh pengakuan akademik atas pengalaman dan kompetensi yang telah dimiliki.
Di tengah suasana perayaan kelulusan, Rektor UPR juga mengingatkan para wisudawan mengenai tantangan lingkungan yang dihadapi Kalimantan Tengah, khususnya ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
“Kondisi terkini menuntut kepedulian dan tindakan nyata dari kita semua. Kita harus menjadi yang terdepan dalam membangun kesadaran mitigasi bencana, mengedukasi masyarakat, dan merumuskan kebijakan pelestarian lingkungan,” imbaunya.
Pesan tersebut menjadi bagian dari harapan UPR agar para lulusan tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan profesional, tetapi juga kepedulian terhadap persoalan lingkungan serta pembangunan berkelanjutan.
Pelaksanaan wisuda mencerminkan komitmen UPR dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi, mengembangkan sumber daya manusia, serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam menjawab tantangan global dan kebutuhan pembangunan, khususnya di Kalimantan Tengah.
Dengan bertambahnya 1.267 lulusan, UPR terus memperkuat kontribusinya dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan berdaya saing.
Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan tertib. Acara dihadiri jajaran Senat Universitas, dosen, staf akademik, serta keluarga dan pendamping wisudawan yang turut menyaksikan momen penting tersebut.
“Semoga para lulusan mampu membawa nama baik almamater, mengamalkan ilmu yang diperoleh, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” tandas Salampak.(sct)



















