Raih 37 Suara, Prof. Bhayu Rhama Terpilih sebagai Rektor UPR

AKADEMIKA253 Dilihat

PALANGKARAYA – Prof. Bhayu Rhama, S.T., M.B.A., Ph.D. terpilih sebagai Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) periode 2026–2030 setelah memperoleh suara terbanyak dalam pemilihan tahap akhir di Aula Rahan UPR, Kamis (01/10/2026).

Hasil tersebut menempatkannya sebagai rektor terpilih untuk memimpin UPR selama empat tahun mendatang. Dalam pemilihan yang melibatkan Senat UPR bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, tersedia total 63 suara. Dari jumlah tersebut, Prof. Bhayu Rhama memperoleh 37 suara.

Baca Juga  Seminar Nasional FMIPA UPR Hadirkan Pakar Indonesia dan Internasional

Sementara itu, dua kandidat lainnya juga memperoleh suara dalam pemilihan tersebut. Dr. Thea Farina Embang, S.H., M.Kn. meraih 14 suara, sedangkan Prof. Dr. Liswara Neneng, S.Pd., M.Si. memperoleh 12 suara.

Perolehan suara tersebut menempatkan Prof. Bhayu Rhama sebagai kandidat dengan suara terbanyak dalam tahapan akhir Pemilihan Rektor UPR periode 2026–2030.

Prof. Bhayu Rhama sebelumnya merupakan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UPR. Data UPR juga mencatat Prof. Bhayu Rhama sebagai akademisi FISIP dengan bidang keilmuan Administrasi Negara.

Baca Juga  Seminar Nasional FMIPA UPR Hadirkan Pakar Indonesia dan Internasional

Sebelum terpilih sebagai rektor, Prof. Bhayu Rhama telah menjalankan tugas sebagai Dekan FISIP UPR. Ia juga tercatat sebagai editor in chief Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Pemerintahan (JISPAR) yang diterbitkan FISIP UPR.

Pemilihan Rektor UPR ini menjadi bagian dari proses pergantian kepemimpinan universitas untuk periode 2026–2030. Selanjutnya, proses administrasi dan tahapan penetapan serta pelantikan rektor terpilih akan mengikuti mekanisme yang berlaku.(sct)

Baca Juga  Seminar Nasional FMIPA UPR Hadirkan Pakar Indonesia dan Internasional
+ posts