Gema Doa Barsel Memohon Hujan Di Tengah Kemarau Panjang

BARITO SELATAN278 Dilihat

BUNTOK – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Pemkab Barsel) menggelar ikhtiar dan gema doa memohon hujan secara serentak di dua tempat, Selasa (01/09/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bentuk ikhtiar bersama masyarakat dan pemerintah daerah menghadapi kondisi kemarau serta berharap hujan segera turun di wilayah Barito Selatan.

Bagi umat Muslim, kegiatan dilaksanakan di Halaman Masjid Agung Baiturahman Buntok melalui Sholat Istisqo. Sementara umat Kristen dan Katolik melaksanakan ibadah bersama di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Selatan.

Kedua kegiatan tersebut sama-sama menjadi ruang doa bersama untuk memohon kemurahan Tuhan agar hujan segera turun dan kondisi wilayah kembali pulih.

Bupati Barito Selatan, Dr. H. Eddy Raya Samsuri, S.T., M.M., menyampaikan harapannya agar pelaksanaan Sholat Istisqo menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memohon ampunan Allah SWT sekaligus meminta turunnya hujan bagi masyarakat Barito Selatan.

“Walaupun kita sebenarnya sudah tahu dari BMKG mungkin hujan ini baru turun pada bulan Oktober, bahkan kemungkinan juga mungkin lebih panjang lagi sampai bulan Februari 2027, namun kita tetap berpikir positif. Kita berdoa bersama agar di Barito Selatan segera diturunkan hujan, di mana hujan ini memberikan kehidupan bagi kita semua,” kata Eddy Raya.

Menurut Eddy, kondisi tersebut tidak mengurangi semangat pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus melakukan ikhtiar. Doa bersama menjadi bagian dari upaya memohon pertolongan Tuhan, sekaligus menjaga harapan agar masyarakat dapat melewati kondisi kemarau dengan tetap optimistis.

Ia juga menyampaikan harapan agar melalui Sholat Istisqo, Allah SWT memberikan ampunan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Barito Selatan dan segera menurunkan hujan. Air hujan dinilai memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat serta pemulihan kondisi lingkungan yang terdampak kemarau.

Eddy berharap masyarakat tetap berpikir positif dan tidak kehilangan semangat dalam menghadapi kondisi yang ada. Menurutnya, sekalipun terdapat perkiraan mengenai waktu turunnya hujan, doa dan ikhtiar tetap dilakukan sebagai bentuk pengharapan bersama kepada Tuhan.

“Kita tetap berpikir positif dan terus berdoa agar hujan segera turun di Barito Selatan. Hujan memberikan kehidupan bagi kita semua, sehingga kita berharap kondisi ini segera mendapatkan jalan keluar dan keadaan masyarakat dapat kembali pulih,” tandas Eddy

Di tempat berbeda, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Yoga Prasetianto Utomo, S.STP., M.M., mewakili umat Kristiani menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan pemerintah daerah untuk melaksanakan ibadah bersama.

Menurut Yoga, ibadah bersama tersebut menjadi kesempatan untuk menyerahkan seluruh kehidupan, tugas, dan tanggung jawab kepada Tuhan. Doa juga dipanjatkan agar masyarakat serta pemerintah daerah yang menjalankan tugas di lapangan senantiasa mendapatkan keselamatan dan perlindungan.

“Hari ini lewat ibadah bersama ini kita menyerahkan seluruh kehidupan kita kepada Tuhan. Kita yakin dan percaya bahwa penyelamatan Tuhan sempurna bagi kita sekalian, apa pun keadaan kita masing-masing”,

“Kita menyerahkan ke dalam tangan Tuhan tugas dan tanggung jawab yang sudah diserahkan kepada kita oleh negara, agar segala sesuatu bisa kita kerjakan dengan baik dan mendapatkan berkat dari Tuhan,” kata Yoga.

Yoga juga menyampaikan bahwa doa bersama tersebut tidak hanya memohon turunnya hujan, tetapi juga keselamatan bagi seluruh masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, khususnya mereka yang sedang menjalankan tugas di lapangan. Harapan tersebut menjadi bagian dari doa agar kondisi yang sedang dihadapi dapat segera membaik.

“Demikian juga kita meminta keselamatan untuk seluruh masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang bertugas di lapangan. Semoga keadaan ini bisa segera pulih dan hujan segera diturunkan,” kata Yoga.

Pelaksanaan kegiatan secara serentak di dua tempat tersebut mencerminkan ikhtiar bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan dalam menghadapi kondisi kemarau. Doa menjadi bagian dari upaya batin yang dilakukan dengan melibatkan umat beragama sesuai keyakinan masing-masing.

Pemerintah daerah juga menempatkan keselamatan masyarakat sebagai bagian penting dalam pelaksanaan ikhtiar tersebut. Harapan agar hujan segera turun tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan air, tetapi juga dengan keberlangsungan kehidupan masyarakat serta pemulihan kondisi wilayah.(sct)

+ posts