BUNTOK – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Pemkab Barsel) bersama Badan Urusan Logistik (Bulog) menyalurkan Bantuan Pangan dan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) Tahun 2026 kepada masyarakat di Desa Majundre dan Desa Tamparak, Sabtu (05/09/2026).
Wakil Bupati Barito Selatan, Khristianto Yudha, S.T., M.T., mengatakan penyaluran bantuan tersebut bukan sekadar kegiatan penyerahan bahan pangan kepada masyarakat. Menurutnya, bantuan menjadi bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi masyarakat di wilayah Kabupaten Barito Selatan.
“Kegiatan hari ini bukan hanya sekadar penyerahan bantuan pangan. Ini adalah bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Barito Selatan kepada masyarakat,” ujar Khristianto.
Ia menegaskan, pemerintah daerah berupaya memastikan kehadirannya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Kehadiran tersebut diwujudkan dengan melihat kondisi di lapangan, mendengarkan kebutuhan warga, serta memberikan solusi sesuai dengan kemampuan pemerintah daerah.
“Kami ingin memastikan bahwa pemerintah tidak hanya hadir di kantor atau di pusat pemerintahan, tetapi juga hadir di tengah-tengah masyarakat, melihat langsung kondisi di lapangan, mendengarkan kebutuhan masyarakat, dan berusaha memberikan solusi sesuai dengan kemampuan pemerintah daerah,” kata Khristianto.
Menurutnya, bantuan pangan diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bantuan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan keluarga di tengah berbagai kondisi yang dihadapi masyarakat.
Khristianto juga mengajak masyarakat memaknai penyaluran bantuan tersebut sebagai bentuk kebersamaan dan semangat gotong royong.
Pemerintah daerah, menurutnya, membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondisi daerah tetap aman, nyaman, dan sejahtera.
“Namun saya juga berharap, bantuan ini dapat kita maknai sebagai bentuk kebersamaan dan gotong royong. Pemerintah tentu tidak dapat bekerja sendiri, kami membutuhkan dukungan masyarakat, pemerintah desa, dunia usaha, dan seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kondisi daerah kita agar tetap aman, nyaman, dan sejahtera,” lanjut Khristianto.
Selain menyampaikan bantuan pangan, Wakil Bupati juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan lingkungan. Kepedulian antarwarga dinilai penting agar berbagai kondisi yang berpotensi mengganggu kehidupan masyarakat dapat diantisipasi bersama.
Khristianto secara khusus mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebiasaan tersebut berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan yang tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat menimbulkan kabut asap.
“Mari kita hindari hal-hal yang dapat menimbulkan bencana, termasuk jangan membuka lahan dengan cara membakar. Kebakaran hutan dan lahan bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat menimbulkan kabut asap yang mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat,” tegas Khristianto.
Ia juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran maupun kondisi lain yang membutuhkan penanganan cepat. Pelaporan tersebut dapat dilakukan melalui layanan BARSEL SIAGA 112 sehingga kondisi di lapangan dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait.
Khristianto mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga Kabupaten Barito Selatan agar tetap aman dan nyaman. Dukungan masyarakat melalui kepedulian terhadap lingkungan, kesehatan, serta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan dan kenyamanan daerah.
“Kalau melihat adanya potensi kebakaran atau kondisi yang membutuhkan penanganan segera, masyarakat jangan ragu untuk melapor melalui BARSEL SIAGA 112. Bersama-sama menjaga Barito Selatan agar tetap aman dan nyaman untuk kita semua,” tandas Khristianto.(sct)



















