BUNTOK – Wakil Bupati Barito Selatan (Barsel), Khristianto Yudha, S.T., M.T., menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di Masjid Besar Hidayatussalikin Bangkuang.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali keteladanan Rasulullah SAW, khususnya dalam membangun hubungan yang harmonis, saling menghormati, serta menjaga persaudaraan di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Khristianto mengatakan Maulid Nabi bukan hanya menjadi kegiatan untuk memperingati kelahiran Rasulullah SAW. Peringatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi umat untuk kembali mengingat sekaligus meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
“Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita untuk saling menyayangi, menghormati, membantu dan menjaga persaudaraan. Jangan sampai perbedaan pilihan, perbedaan pendapat, atau perbedaan latar belakang membuat hubungan kita sebagai sesama masyarakat menjadi renggang. Kita boleh berbeda pendapat, tetapi jangan sampai kehilangan persaudaraan. Kita boleh berbeda pilihan, tetapi jangan sampai putus silaturahmi,” kata Khristianto, Minggu (06/09/2026).
Menurutnya, kekuatan sebuah daerah tidak hanya dibangun oleh pemerintah. Peran masyarakat yang bersedia bergandengan tangan, saling membantu, dan menjaga hubungan baik juga menjadi bagian penting dalam membangun daerah.
Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat Kecamatan Karau Kuala, khususnya jamaah yang hadir dalam peringatan Maulid Nabi tersebut, untuk terus menjaga kerukunan dan memperkuat semangat gotong royong.
Khristianto juga mengajak masyarakat membangun suasana kehidupan yang penuh kekeluargaan. Menurutnya, nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah SAW dapat diterapkan melalui sikap sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui peringatan Maulid Nabi ini, mari kita jadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman sederhana dalam kehidupan kita: berkata baik, menjaga kepercayaan, menghormati orang lain, membantu tetangga, menyayangi keluarga, dan tidak mudah menyakiti sesama,” lanjut Khristianto.
Selain menjaga persaudaraan, Khristianto mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan kesehatan. Hal tersebut dinilai penting, terutama ketika kondisi udara kurang baik dan kabut asap masih menjadi perhatian bersama.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Upaya tersebut penting untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang dapat berdampak terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Khristianto menegaskan bahwa lingkungan yang aman dan udara yang sehat merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, kepedulian masyarakat diperlukan untuk menjaga kondisi lingkungan tetap aman, sekaligus mendukung upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
Pada kesempatan tersebut, Wabup juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pengurus Pengajian Al-Hidayah Kecamatan Karau Kuala, panitia, para tokoh agama, serta seluruh masyarakat yang telah berperan dalam penyelenggaraan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Besar Hidayatussalikin Bangkuang tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi masyarakat untuk menerapkan nilai persaudaraan, kepedulian, dan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” tandas Khristianto.
Peringatan tersebut juga diisi tausiyah yang disampaikan Ustadz Musthafa Amin, S.Pd., dari Kota Buntok. Tausiyah diharapkan dapat memberikan ilmu, nasihat, serta kesejukan bagi seluruh jamaah dan undangan yang hadir.
Kegiatan turut dihadiri Forkopimda Kabupaten Barito Selatan, Asisten Setda Barsel, kepala OPD di lingkup Kabupaten Barito Selatan, Camat Karau Kuala bersama Lurah Bangkuang, para alim ulama, tokoh agama dan tokoh masyarakat Kecamatan Karau Kuala, Pengurus DPC Pengajian Al-Hidayah Kecamatan Karau Kuala, serta tamu undangan lainnya.(sct)



















