BUNTOK – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Pemkab Barsel) bersama Badan Urusan Logistik (Bulog) menyalurkan Bantuan Pangan dan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) Tahun 2026 kepada masyarakat di Desa Janggi dan Desa Malitin, Minggu (06/09/2026).
Wakil Bupati Barito Selatan Khristianto Yudha, S.T., M.T., mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat. Bantuan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
“Saya berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat, membantu meringankan kebutuhan keluarga, dan mudah-mudahan dapat sedikit menambah ketenangan bagi masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” kata Khristianto.
Menurut Khristianto, penyaluran bantuan juga menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat. Pertemuan secara langsung dinilai penting karena pemerintah dapat mendengar kebutuhan dan persoalan yang dihadapi masyarakat di desa.
“Namun yang tidak kalah penting, bagi saya kesempatan bertemu langsung seperti ini adalah sarana untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. Karena dengan bertemu, kita bisa mendengar secara langsung apa yang menjadi kebutuhan dan persoalan masyarakat di desa,” ujarnya.
Ia mengajak kepala desa, perangkat desa, serta seluruh masyarakat untuk terus membangun komunikasi dengan pemerintah daerah. Aspirasi dan kebutuhan masyarakat, kata dia, perlu disampaikan agar dapat menjadi perhatian dan bahan tindak lanjut sesuai kemampuan serta kewenangan pemerintah.
“Oleh karena itu, saya mengajak kepala desa, perangkat desa, serta seluruh masyarakat untuk terus membangun komunikasi dan menyampaikan apa yang menjadi kebutuhan maupun aspirasi masyarakat,” lanjut Khristianto.
Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, lanjutnya, akan terus berupaya hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Upaya tersebut dilaksanakan sesuai dengan kemampuan dan kewenangan yang dimiliki pemerintah daerah.
Selain menyampaikan bantuan pangan, Wakil Bupati juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan di tengah kondisi cuaca yang cukup panas dan adanya kabut asap. Masyarakat diminta memperhatikan kondisi udara sebelum melakukan aktivitas di luar rumah.
Khristianto mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi udara kurang baik. Warga juga diminta memperbanyak minum air putih serta menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar rumah.
Perhatian terhadap kesehatan tersebut disampaikan seiring kondisi kabut asap yang masih dirasakan masyarakat. Perlindungan terhadap diri sendiri, khususnya ketika kualitas udara kurang baik, menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan masyarakat untuk menjaga kesehatan.
Wakil Bupati juga menyampaikan imbauan tegas agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. Dalam kondisi kering dan cuaca panas, api yang berasal dari pembukaan lahan dapat dengan mudah meluas dan memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Menurutnya, pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian seluruh masyarakat. Karena itu, warga diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran serta segera melaporkan apabila menemukan api atau kondisi yang membahayakan.
“Mari kita jaga bersama lingkungan dan desa kita. Kalau melihat adanya kebakaran atau kondisi yang membahayakan, segera laporkan melalui BARSEL SIAGA 112, agar dapat ditangani secepat mungkin,” tutup Khristianto.(sct)



















