Pemkab Barsel Gelar Gerakan Pangan Murah Jaga Stabilitas Harga

BARITO SELATAN49 Dilihat

BUNTOK – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan di halaman Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Barito Selatan, Kamis (5/3/2026).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Barito Selatan Ida Safitri dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menyasar masyarakat yang membutuhkan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau, terutama selama bulan Ramadhan.

Menurut Ida, melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini masyarakat dapat terbantu, kebutuhan pokok dapat diakses oleh masyarakat dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar,” ujar Ida Safitri.

Ia menjelaskan sejumlah komoditas yang disediakan dalam kegiatan tersebut antara lain Paket A senilai Rp50 ribu yang berisi minyak goreng dua liter, gula dua kilogram, susu dan teh. Paket B senilai Rp50 ribu berisi telur ayam 30 butir, Paket C senilai Rp40 ribu berupa beras SPHP lima kilogram, serta Paket D senilai Rp60 ribu berupa beras Punokawan lima kilogram.

Sementara itu, Wakil Bupati Barito Selatan Khristianto Yudha dalam sambutannya menyampaikan bahwa bulan Ramadhan selain menjadi bulan penuh rahmat juga identik dengan meningkatnya kebutuhan bahan pokok masyarakat.

Menurutnya, Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu langkah nyata pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga pangan, mengendalikan inflasi daerah, serta membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

“Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini merupakan salah satu upaya nyata Pemerintah Kabupaten Barito Selatan dalam menjaga stabilitas harga pangan, mengendalikan inflasi daerah, serta membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau, khususnya menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah,” kata Khristianto Yudha.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat, khususnya bagi warga berpenghasilan rendah agar tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok selama bulan Ramadhan.

“Momentum Ramadhan hendaknya kita jadikan sebagai sarana mempererat kebersamaan, memperkuat solidaritas sosial, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” pungkasnya.

Turut hadir Asisten Sekda Barsel, kepala perangkat daerah Kabupaten Barito Selatan, Kepala Badan Pusat Statistik Barsel, pimpinan Kantor Cabang Bulog Barsel, Tim Satgas Pangan Polres Barsel, Ketua Tim Percepatan Pembangunan Barsel, Camat Dusun Selatan, serta tamu undangan lainnya.(adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *