PBFI Palangka Raya Matangkan Persiapan Porprov 2026

PALANGKA RAYA4 Dilihat

PALANGKARAYA – Pengurus dan atlet Persatuan Binaraga Fitness Indonesia (PBFI) Palangka Raya menggelar evaluasi guna menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah 2026, yang berlangsung di sekretariat PBFI, Jalan Yos Sudarso IV, Sabtu (2/5/2026).

Dalam evaluasi tersebut, PBFI Palangka Raya menetapkan struktur pelaksanaan Training Center (TC), mulai dari persiapan anggaran, susunan tim pelatih, hingga jadwal latihan khusus bagi atlet, termasuk pemenuhan kebutuhan nutrisi.

Ketua PBFI Palangka Raya menegaskan bahwa seluruh persiapan dilakukan secara maksimal untuk mendukung performa atlet saat bertanding di Porprov 2026 di Pangkalan Bun.

“Tentunya PBFI ingin para atlet bisa bertanding secara optimal pada saat berlangsungnya Porprov 2026 yang akan berlangsung di Pangkalan Bun. Sehingga kita menyiapkan segala sesuatunya secara matang,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, konsep pelatihan atlet sepenuhnya diserahkan kepada tim pelatih yang terdiri dari Frengki sebagai Ketua Tim Pelatih, serta Muhammad Noor Andiapri dan Aji sebagai pelatih. Penunjukan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas latihan dan performa atlet secara signifikan.

“Ada tiga orang yang nantinya menjadi pelatih, satu orang ketua tim dan dua orang pelatih. Sedangkan untuk atlet, PBFI sudah menetapkan sebanyak lima orang laki-laki untuk kategori binaraga dan dua orang perempuan untuk kategori Women Fitness,” jelasnya.

Ia menambahkan, atlet binaraga yang akan mewakili Kota Palangka Raya antara lain Josep Murpi Yunardi, Arifin, Muhammad Arsani, Santo Paul, dan Bakti. Sementara untuk kategori Women Fitness akan diwakili oleh Aulia Yuriza dan Agnes.

“Sesuai ketentuan dari PBFI pusat, untuk Porprov kali ini memang diharuskan agar tiap kabupaten/kota mengirimkan atlet perempuan sesuai kategori yang telah ditetapkan yakni kelas Women Fitness,” ungkapnya.

Seluruh atlet dijadwalkan mengikuti TC selama beberapa bulan sebelum pelaksanaan Porprov 2026.

Latihan akan dipusatkan di Box DNA Gym dengan pengawasan langsung dari tim pelatih, serta didukung pemenuhan nutrisi yang optimal guna menunjang perkembangan fisik atlet.

“Suplai nutrisi akan kita siapkan semaksimal mungkin, mengingat asupan nutrisi sangat berpengaruh terhadap pola latihan dan perkembangan otot atlet,” pungkasnya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *