PALANGKARAYA – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Yeni Maria Marselina Kahta, mengingatkan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memperkuat transparansi serta meningkatkan mutu pelayanan publik di tingkat desa dan kelurahan.
“Pemerintah daerah harus memastikan bahwa tata kelola pemerintahan di desa dan kelurahan dilakukan secara terbuka dan akuntabel, karena di situlah pelayanan kepada masyarakat paling dasar berlangsung,” ujarnya di Palangka Raya belum lama ini.
Menurut Yeni Maria, tata kelola pemerintahan di tingkat desa dan kelurahan harus dilaksanakan secara terbuka dan akuntabel karena di tingkat inilah pelayanan dasar kepada masyarakat berlangsung secara langsung.
Ia menegaskan bahwa pelayanan publik yang berkualitas harus disertai dengan keterbukaan informasi agar masyarakat merasa dilayani secara adil, profesional, serta memiliki kepercayaan terhadap pemerintah.
“Transparansi bukan hanya soal pelaporan anggaran, tapi juga bagaimana masyarakat tahu dan memahami proses pelayanan, seperti pengurusan administrasi atau akses terhadap bantuan pemerintah,” tegasnya.
Yeni Maria juga menambahkan bahwa DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan pelayanan publik di daerah, khususnya di tingkat desa dan kelurahan, agar hak-hak masyarakat tetap terpenuhi.
Selain itu, ia menilai peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan desa dan kelurahan sangat penting untuk mendukung pelayanan yang lebih cepat dan efektif. Menurutnya, keterbatasan kompetensi aparatur sering kali menjadi salah satu kendala dalam pelayanan kepada masyarakat.
“Pemerintah daerah harus memberikan pelatihan yang cukup, serta menyediakan perangkat dan sarana pendukung agar pelayanan dapat berjalan cepat dan tepat sasaran,” imbuhnya.
Ia menilai program pembangunan hanya dapat berjalan optimal apabila pelayanan publik dikelola secara efektif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Semua pihak harus bekerja sama, baik dari pemerintah, legislatif, maupun masyarakat sendiri untuk menciptakan sistem pelayanan publik yang sehat,” tandas Yeni.(Red/Adv)





