PT IFP Terapkan Tegakan Tinggal Jaga Kelestarian Hutan Produksi

FORESTRY10 Dilihat

KAPUAS – PT Industrial Forest Plantation (PT IFP) menegaskan komitmennya dalam pengelolaan hutan lestari melalui penerapan praktik perlindungan tegakan tinggal di seluruh area produksi.

Langkah ini menjadi strategi penting perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara produktivitas usaha dan keberlanjutan lingkungan.

Tegakan tinggal merupakan pohon atau kelompok pohon yang secara sengaja dipertahankan dan tidak ditebang dalam kegiatan pemanenan.

Pemilihan pohon dilakukan berdasarkan kriteria tertentu, seperti fungsi ekologis, potensi konservasi genetik sebagai sumber benih, serta peran pentingnya dalam menjaga ekosistem hutan.

Kebijakan ini sejalan dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 8 Tahun 2021 tentang Tata Hutan dan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan, serta Pemanfaatan Hutan di Hutan Lindung dan Hutan Produksi.

Dengan demikian, tegakan tinggal tidak hanya dipandang sebagai sisa vegetasi, tetapi menjadi bagian integral dalam perencanaan pengelolaan hutan berkelanjutan.

Manajemen PT Industrial Forest Plantation menyampaikan bahwa penerapan tegakan tinggal bertujuan menjaga regenerasi alami hutan melalui penyediaan sumber benih dari pohon induk yang dipertahankan, sekaligus melindungi keanekaragaman hayati dengan menyediakan habitat bagi flora dan fauna.

Penerapan tegakan tinggal adalah bentuk nyata komitmen kami dalam memastikan bahwa setiap aktivitas produksi tetap memperhatikan aspek lingkungan. Kami percaya bahwa keberlanjutan adalah kunci utama dalam pengelolaan hutan.

Selain itu, praktik ini juga berperan dalam mempertahankan fungsi ekologis kawasan, termasuk menjaga stabilitas tanah, siklus air, serta kondisi mikroklimat di dalam kawasan hutan produksi.

Keberadaan tegakan tinggal dinilai memberikan manfaat signifikan, di antaranya mengurangi risiko erosi dan degradasi lahan, terutama pada area dengan kondisi tanah rentan, serta menjaga keseimbangan hidrologi agar ketersediaan air tetap terjaga.

Di sisi lain, tegakan tinggal juga menjadi habitat penting bagi satwa liar yang berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Hal ini sekaligus meningkatkan nilai lingkungan perusahaan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keberlanjutan.

Perusahaan juga menilai bahwa keberlanjutan ekosistem akan berdampak langsung terhadap produktivitas jangka panjang melalui terjaganya kualitas lahan dan kondisi lingkungan.

Dalam pelaksanaannya, PT Industrial Forest Plantation memastikan proses identifikasi dan penandaan tegakan tinggal dilakukan sebelum kegiatan pemanenan dimulai.

Langkah ini bertujuan untuk menjamin pohon-pohon yang telah ditetapkan tetap terlindungi selama proses harvesting berlangsung.

Tim operasional di lapangan juga diberikan pemahaman serta pengawasan ketat guna memastikan implementasi berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan perusahaan.

Selain itu, perusahaan secara rutin melakukan inventarisasi, monitoring, dan evaluasi untuk mengukur efektivitas keberadaan tegakan tinggal dalam mendukung fungsi ekologis sekaligus produktivitas kawasan.

Pendekatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam menjaga kelestarian hutan, sekaligus mendukung standar pengelolaan hutan berkelanjutan yang mengedepankan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola yang baik.

Melalui penerapan ini, kami ingin memastikan bahwa pengelolaan hutan tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga menjaga keseimbangan ekosistem untuk keberlanjutan di masa depan.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *