PALANGKARAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah dari Fraksi PAN, Agie menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam menjalankan pemerintahan dan capaian pembangunan yang telah diraih.
Namun demikian, ia menegaskan masih diperlukan perbaikan di sejumlah sektor strategis agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.
“Peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi salah satu kunci untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat secara adil dan merata,” ujarnya, belum lama ini.
Menurutnya, sektor infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan harus menjadi prioritas utama karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat di berbagai wilayah.
Fraksi PAN ini menilai penguatan pada sektor-sektor tersebut akan mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kalimantan Tengah.
Selain itu, Agie menekankan pentingnya efisiensi dalam penggunaan anggaran daerah agar setiap program yang dijalankan memberikan hasil yang optimal.
Ia menyebutkan, penggunaan anggaran tidak hanya harus berorientasi pada tingkat penyerapan, tetapi juga pada efektivitas dan dampak nyata bagi masyarakat.
Dirinya juga menyoroti pengelolaan aset daerah yang dinilai perlu ditingkatkan agar lebih tertib, transparan, dan mampu memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah.
“Kami berharap kebijakan anggaran ke depan konsisten dengan tema RKPD dan benar-benar berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Selain itu, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan APBD menjadi hal penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
Keterbukaan informasi dalam pengelolaan keuangan daerah akan mendorong partisipasi masyarakat serta memperkuat pengawasan terhadap kebijakan yang dijalankan.
Ia juga menekankan pentingnya prinsip keadilan dalam distribusi anggaran, terutama bagi daerah yang masih menghadapi keterbatasan akses layanan dasar.
“Pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat dicapai jika seluruh wilayah mendapatkan perhatian yang proporsional, sesuai dengan tantangan dan potensi masing-masing daerah,” tandas Agie.(sct)


















