DAD dan BATAMAD Kalteng Diminta Perkuat Sinergi Daerah

BARITO SELATAN50 Dilihat

PALANGKARAYA – Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri menghadiri pelantikan Dewan Adat Dayak (DAD) dan Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (BATAMAD) Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah serta Lembaga Bantuan Hukum (LBH) DAD Kalimantan Tengah yang berlangsung di Aula Jayang Tingang, Lantai II Kantor Gubernur Kalimantan Tengah.

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan kelembagaan adat Dayak di Kalimantan Tengah dalam mendukung pelestarian budaya, menjaga ketertiban sosial, serta memperkuat peran masyarakat adat dalam pembangunan daerah.

Prosesi pelantikan struktur kepengurusan DAD delapan kabupaten/kota, BATAMAD empat kabupaten, dan LBH DAD Kalimantan Tengah dilakukan berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Nomor 16 Tahun 2008 tentang Kelembagaan Adat Dayak di Kalimantan Tengah yang dibacakan Sekretaris Umum DAD Kalimantan Tengah, Yulindra Dedy.

Dari Kabupaten Barito Selatan, Markopolo resmi dilantik sebagai Ketua BATAMAD Kabupaten Barito Selatan untuk masa bakti yang telah ditetapkan. Pelantikan tersebut diharapkan semakin memperkuat peran organisasi adat dalam menjaga nilai-nilai budaya dan kearifan lokal di daerah.

Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), Marthin Billa menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus DAD dan BATAMAD kabupaten/kota yang telah dilantik. Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan masyarakat adat dan pembangunan daerah.

“Selamat kepada seluruh pengurus DAD dan BATAMAD yang dilantik. Semoga dapat mengemban amanah dan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya demi pembangunan bangsa, khususnya pembangunan masyarakat Kalimantan Tengah,” ujarnya, Jumat (22/05/2026).

Menurut Marthin, keberadaan lembaga adat memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan, memperkuat identitas budaya, serta menjadi jembatan antara masyarakat adat dengan pemerintah dalam berbagai aspek pembangunan.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran menegaskan bahwa terdapat tiga fokus utama yang harus menjadi arah gerak Dewan Adat Dayak ke depan.

Pertama, memperkuat penanganan dan pencegahan konflik di tengah masyarakat. Kedua, menguatkan kearifan lokal sebagai bagian dari instrumen hukum, moral, dan pendidikan. Ketiga, berperan sebagai mitra strategis pemerintah daerah dan aparat keamanan.

Agustiar menilai peran DAD dan BATAMAD sangat penting dalam menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Tengah. Oleh karena itu, sinergi antara lembaga adat, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum harus terus diperkuat.

Ia juga mengingatkan seluruh pengurus yang baru dilantik agar mampu menjaga integritas organisasi, meningkatkan soliditas internal, serta menjalankan tugas sesuai fungsi dan tanggung jawab masing-masing.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap kepengurusan DAD dan BATAMAD kabupaten dan kota yang dilantik agar terus solid, berintegritas, dan bersinergi dengan pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum,” kata Agustiar.

Soliditas, integritas, dan semangat kebersamaan lanjut Agustiar, harus terus dijaga agar lembaga adat mampu menjadi mitra strategis dalam menjaga budaya, menciptakan ketenteraman masyarakat, serta mendukung pembangunan Kalimantan Tengah yang semakin maju dan bermartabat.

Disisi lain, Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri menyambut baik pelantikan tersebut sebagai bagian dari penguatan kelembagaan adat di Kalimantan Tengah.

Menurutnya, lembaga adat memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai budaya, mempererat persatuan masyarakat, dan mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan kearifan lokal.

Pelantikan DAD, BATAMAD, dan LBH DAD Kalimantan Tengah turut dihadiri Kapolda Kalimantan Tengah, Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda), Wakil Ketua III DPRD Kalimantan Tengah, Penjabat Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah, para bupati dan wakil bupati, Presiden Majelis Adat Dayak Nasional Periode 2021–2026 Marthin Billa, jajaran pengurus inti DAD Kalimantan Tengah, serta anggota DAD dan BATAMAD dari berbagai kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah.(sct)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *