Pertamina Pastikan Stok BBM Palangka Raya Dalam Kondisi Aman

Uncategorized50 Dilihat

PALANGKARAYA – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kota Palangka Raya dalam kondisi tersedia dan penyaluran terus berjalan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah meningkatnya antrean kendaraan di sejumlah SPBU.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, menjelaskan bahwa antrean yang terjadi bukan disebabkan kelangkaan BBM, melainkan meningkatnya aktivitas konsumsi masyarakat dalam waktu bersamaan.

Menurutnya, Pertamina saat ini terus melakukan optimalisasi distribusi di lapangan guna menjaga pemerataan pasokan BBM, baik Pertalite maupun Pertamax, di seluruh SPBU wilayah Palangka Raya dan sekitarnya.

“Pertamina saat ini melakukan pengaturan jadwal pengiriman secara berkala dari Fuel Terminal Pulang Pisau untuk memastikan pemerataan stok di seluruh wilayah Palangka Raya dan sekitarnya, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya, Selasa (06/05/2026).

Edi menjelaskan, meningkatnya kepadatan kendaraan dan lonjakan permintaan BBM dalam waktu singkat membuat pengelolaan distribusi harus dilakukan lebih intensif agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Ia menambahkan, proses distribusi dari Fuel Terminal menuju SPBU, termasuk tahapan bongkar muat, memerlukan waktu, terutama ketika terdapat permintaan tambahan pasokan dari SPBU yang mengalami lonjakan konsumsi.

“Untuk SPBU yang mengalami lonjakan konsumsi, Pertamina akan segera melakukan pengiriman dengan menyesuaikan kebutuhan masing-masing SPBU, sehingga penyaluran tetap berjalan dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” jelasnya.

Selain melakukan pengaturan distribusi, Pertamina juga terus memantau kondisi di lapangan secara intensif guna memastikan proses penyaluran berjalan lancar dan tidak mengalami hambatan berarti.

Dalam pelaksanaannya, Pertamina turut berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Palangka Raya, Dinas Perhubungan, dan pihak kepolisian untuk membantu pengaturan antrean kendaraan agar tetap tertib dan tidak mengganggu arus lalu lintas.

Edi mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying yang dapat memicu antrean semakin panjang.

Ia juga mengajak masyarakat untuk melakukan pengisian BBM sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku agar distribusi dapat berjalan lebih merata bagi seluruh pengguna.

Selain itu, masyarakat diharapkan dapat mengelola konsumsi BBM secara bijak di tengah dinamika energi global sehingga penggunaan energi tetap efisien dan penyaluran berjalan optimal.

“Kami berkomitmen menjaga kelancaran distribusi energi di wilayah Kalimantan Tengah melalui sinergi bersama pemerintah daerah. Jika masyarakat membutuhkan informasi atau menemukan kendala pelayanan, dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135,” tandas Edi.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *