Fasilitas Keagamaan Didorong Jadi Penopang Aktivitas Sosial Warga

PALANGKARAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh menegaskan bahwa fasilitas keagamaan memiliki peran penting sebagai penopang aktivitas sosial masyarakat.

“Fasilitas keagamaan bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat aktivitas sosial, pendidikan, dan pembinaan moral masyarakat,” ujar Faridawaty dalam kegiatan kegiatan reses perseorangan masa persidangan II Tahun 2026 di Desa Petak Bahandang Kabupaten Katingan.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan pembangunan dan peningkatan fasilitas keagamaan.

Ketua Yayasan Kerukunan Umat Permata Katingan, Johan mengusulkan kebutuhan timbunan untuk halaman TPA yang telah diajukan melalui proposal.

Ia berharap penataan halaman dapat segera direalisasikan agar aktivitas belajar mengajar berjalan lebih nyaman dan optimal.

“Kami berharap fasilitas TPA bisa segera ditingkatkan agar anak-anak dapat belajar dengan lebih baik,” ungkap Johan.

Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Fathul Jannah juga menyampaikan bahwa pembangunan masjid yang telah diajukan sebelumnya melalui jalur Kesra hingga kini belum menunjukkan progres yang signifikan.

“Masjid ini sangat dibutuhkan sebagai pusat kegiatan keagamaan warga, kami berharap ada perhatian lebih agar pembangunannya bisa segera terealisasi,” ujarnya.

Faridawaty menegaskan bahwa aspirasi terkait fasilitas keagamaan akan menjadi perhatian serius, mengingat perannya yang strategis dalam membangun kehidupan sosial masyarakat yang harmonis dan berkarakter.

“Kami akan mendorong agar pembangunan fasilitas keagamaan ini dapat menjadi prioritas, karena manfaatnya sangat luas bagi masyarakat,” tandasnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat dan pemerintah sangat diperlukan agar pembangunan tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan spiritual masyarakat.(sct)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *