Visi “UPR Berdampak” Jadi Gagasan Thea Farina Maju di Pencalonan Rektor UPR

AKADEMIKA31 Dilihat

PALANGKARAYA – Dr. Thea Farina, SH., M.Kn membawa visi “UPR Berdampak” dalam pencalonannya sebagai Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) periode 2026–2030. Visi tersebut diperkenalkan bersamaan dengan proses pendaftaran calon rektor yang dilakukan di Gedung Rektorat UPR, Senin (25/5/2026).

Visi “UPR Berdampak” menitikberatkan pada penguatan tata kelola perguruan tinggi, pengembangan inovasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia berbasis kearifan lokal. Gagasan tersebut disiapkan sebagai arah transformasi kampus dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang semakin berkembang.

Thea Farina menilai perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai institusi akademik, tetapi juga harus mampu memberikan kontribusi nyata terhadap masyarakat dan pembangunan daerah.

Menurutnya, penguatan kualitas pendidikan perlu berjalan seiring dengan pengembangan inovasi, riset, dan tata kelola universitas yang profesional agar kampus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.

Dalam pencalonannya, Thea juga memperkenalkan konsep “BAHALAP” yang menjadi bagian dari tujuh pilar transformasi kampus.

Konsep tersebut mencakup penguatan jejaring strategis, pendidikan inovatif dan adaptif, tata kelola universitas yang harmonis, hingga penguatan riset dan pemberdayaan sivitas akademika.

Ia menyebut transformasi universitas perlu dilakukan secara menyeluruh agar UPR mampu berkembang menjadi perguruan tinggi yang unggul dan memiliki daya saing yang lebih kuat di tingkat nasional maupun internasional.

“UPR harus mampu menjadi kampus yang berdampak, tidak hanya bagi sivitas akademika, tetapi juga bagi masyarakat luas melalui penguatan pendidikan, inovasi, dan pengabdian,” ujar Thea.

Selain itu, pengembangan sumber daya manusia dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung kemajuan perguruan tinggi di masa mendatang.

Karena itu, peningkatan kualitas dosen, mahasiswa, serta tenaga kependidikan menjadi salah satu fokus dalam visi yang diusungnya.

Thea juga menyoroti pentingnya penguatan jejaring strategis dengan berbagai pihak untuk mendukung pengembangan universitas, termasuk dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi di era modern.

Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara kampus, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat akan menjadi modal penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas kontribusi UPR bagi pembangunan daerah.

Ketua Panitia Pemilihan Calon Rektor UPR, Prof. Dr. Joni Bungai, M.Pd menegaskan seluruh tahapan pemilihan rektor akan dilaksanakan sesuai aturan dan mekanisme yang telah ditetapkan bersama senat universitas.

“Seluruh tahapan sudah kami susun dan akan berjalan sesuai tata cara yang telah ditetapkan. Kami berharap proses pemilihan ini berjalan transparan, objektif, dan menghasilkan pemimpin terbaik untuk Universitas Palangka Raya,” kata Joni.

Pemilihan Rektor UPR periode 2026–2030 dinilai menjadi momentum penting dalam menentukan arah pengembangan universitas ke depan, khususnya dalam memperkuat peran UPR sebagai kampus penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Transformasi kampus harus mampu menghadirkan manfaat nyata dan memperkuat posisi UPR sebagai perguruan tinggi yang maju, adaptif, dan berdampak bagi masyarakat,” tandas Thea.(sct)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *