PALANGKARAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh menilai kesadaran masyarakat terhadap lingkungan dan pembangunan semakin meningkat, terlihat dari berbagai aspirasi yang disampaikan dalam kegiatan reses perseorangan masa persidangan II Tahun 2026 di Kota Palangka Raya.
“Ini menunjukkan masyarakat semakin sadar bahwa persoalan lingkungan seperti sampah dan drainase berdampak langsung terhadap kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Faridawaty menyampaikan, salah satu aspirasi yang mencerminkan hal tersebut datang dari Bapak Asmuri, mantan Ketua RT 04/RW 05 di kawasan Mendawai 7 Komplek Pasar Kahayan, yang mengusulkan perbaikan saluran pengaringan sepanjang kurang lebih 800 meter.
Usulan ini muncul karena kondisi wilayah yang kerap mengalami banjir akibat penumpukan sampah di saluran drainase.
Ketua DPW Partai Nasdem Kalteng ini menambahkan, kesadaran ini menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Menurutnya, masyarakat kini tidak hanya menunggu program pemerintah, tetapi juga aktif mengidentifikasi masalah dan memberikan solusi yang relevan.
“Kesadaran masyarakat seperti ini harus kita apresiasi, karena pembangunan tidak akan berhasil tanpa dukungan dan kepedulian dari warga itu sendiri,” tambahnya.
Selain itu, Anggota Komisi III DPRD Kalteng ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dalam menjaga lingkungan, termasuk dalam pengelolaan sampah dan pemeliharaan infrastruktur drainase agar tetap berfungsi dengan baik.
“Permasalahan banjir tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga perilaku. Perlu ada kerja sama semua pihak agar lingkungan tetap terjaga,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia memastikan bahwa aspirasi yang disampaikan akan ditindaklanjuti melalui mekanisme yang ada, sehingga perbaikan infrastruktur dapat segera direalisasikan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, kita optimis pembangunan akan berjalan lebih baik dan berkelanjutan,” tandasnya.(sct)


















