Dunia Usaha Diharapkan Aktif Berkontribusi Kembangkan Pendidikan di Kalteng

PALANGKARAYA – Pentingnya keterlibatan dunia usaha dalam mendukung pengembangan sektor pendidikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Seperti yang disampaikan oleh Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Sugiyarto bahwa pembangunan pendidikan tidak dapat hanya bergantung pada peran pemerintah, melainkan membutuhkan dukungan aktif dari berbagai pihak, termasuk sektor swasta yang memiliki kapasitas dan sumber daya untuk berkontribusi secara nyata.

“Pendidikan adalah fondasi pembangunan. Kita semua memiliki peran penting untuk memastikan anak-anak Kalteng mendapatkan layanan pendidikan yang layak dan bermutu,” ujarnya belum lama ini.

Ia menjelaskan, dunia usaha memiliki posisi strategis dalam memperkuat ekosistem pendidikan melalui berbagai bentuk kontribusi, seperti penyediaan fasilitas pendukung, program pelatihan, hingga pembinaan bagi peserta didik.

Sugiyarto menilai, keterlibatan sektor swasta tidak hanya memberikan manfaat bagi dunia pendidikan, tetapi juga berdampak positif bagi dunia usaha itu sendiri dalam jangka panjang, terutama dalam menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing.

Lebih lanjut, dirinya menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha akan menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan zaman serta perkembangan dunia kerja.

“Kita membutuhkan sinergi semua pihak agar pendidikan di Kalteng mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan dan karakter yang kuat,” jelasnya.

Kontribusi dunia usaha dapat diwujudkan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang difokuskan pada sektor pendidikan, baik dalam bentuk bantuan sarana prasarana maupun dukungan terhadap program peningkatan kapasitas peserta didik dan tenaga pendidik.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kualitas.

Selain itu, Sugiyarto mengingatkan bahwa keterlibatan dunia usaha juga perlu disertai dengan komitmen untuk mendukung kebijakan pendidikan yang telah ditetapkan pemerintah, sehingga arah pembangunan pendidikan tetap berjalan sesuai dengan tujuan yang diharapkan.

Partisipasi aktif sektor swasta juga dapat membantu memperluas akses pendidikan yang merata, terutama di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan fasilitas dan sumber daya.

Dengan adanya dukungan dari dunia usaha, diharapkan kualitas layanan pendidikan di Kalimantan Tengah dapat terus meningkat dan mampu menjawab tantangan pembangunan ke depan.

“Generasi muda yang berkualitas adalah kunci bagi kemajuan dan kesejahteraan Kalteng di masa depan,” tandas Sugiyarto.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *