DPRD Barut Apresiasi Program Unggulan Pendidikan Kalteng

KALIMANTAN TENGAH1116 Dilihat

PALANGKARAYA – Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah (Disdik Kalteng) mendapat apresiasi dari DPRD Kabupaten Barito Utara (Barut) atas sejumlah program unggulan yang digagas untuk peningkatan mutu pendidikan dan kesejahteraan siswa.

Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat pintar lantai II, Plt. Sekretaris Disdik Kalteng Safrudin memaparkan berbagai capaian program unggulan di bawah arahan Gubernur H. Sugianto Sabran.

Salah satunya adalah program Pendidikan Gratis sejak 1 Januari 2025 bagi jenjang SMA, SMK, dan SLB, dengan bantuan Rp2,4 juta per siswa per tahun.

Baca Juga  Pemprov Kalteng Perkuat Pendampingan Relawan Pemadaman Karhutla

“Bantuan ini termasuk paket seragam lengkap hingga dana prakerin dan sertifikat kompetensi untuk siswa SMK,” jelas Safrudin mewakili Plt. Kadisdik Kalteng Muhammad Reza Prabowo saat menerima kunjungan kerja Komisi I DPRD Barut yang dipimpin Hj. Nety Herawati ke Kantor Disdik Kalteng, Rabu (15/1/2025).

Program Kuliah Gratis juga menarik perhatian DPRD Barut. Melalui kerja sama dengan 32 perguruan tinggi, pemerintah provinsi menanggung UKT hingga delapan semester bagi lulusan SMA/SMK. Di sisi lain, peningkatan kesejahteraan guru juga menjadi fokus, salah satunya lewat Program Rumah Guru Berkah dengan bantuan uang muka Rp10 juta.

Baca Juga  Pemprov Kalteng Perkuat Pendampingan Relawan Pemadaman Karhutla

Digitalisasi pendidikan pun terus didorong melalui penyediaan TV interaktif, papan tulis digital, Starlink, dan panel surya untuk sekolah-sekolah terpencil. Platform Pena Berkah digunakan untuk memastikan transparansi dana BOS.

Ketua Komisi I DPRD Barut Hj. Nety Herawati mengapresiasi penuh berbagai program tersebut.

“Berbagai terobosan ini luar biasa dan layak diadopsi lebih luas. Kami berharap keberlanjutannya demi mencetak generasi muda Kalteng yang unggul, sehat, dan berdaya saing,” ujarnya.

Baca Juga  Pemprov Kalteng Perkuat Pendampingan Relawan Pemadaman Karhutla

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah berjalan di 16 sekolah di Palangka Raya juga mendapat pujian. Dengan target 3.000 porsi per hari, MBG diharapkan dapat menunjang konsentrasi dan kesehatan siswa.(sct)

+ posts