Barsel Perkuat SDM ProKlim Hadapi Perubahan Iklim

BARITO SELATAN47 Dilihat

BUNTOK – Sebagai upaya memperkuat ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim. Pemerintah Kabupaten Barito Selatan melalui Dinas Lingkungan Hidup terus mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dalam Program Kampung Iklim (ProKlim) .

“Aspek komunikasi, sinergi, dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi strategi kunci dalam upaya menahan laju kenaikan suhu bumi,” ujar Asisten II Sekretariat Daerah Barito Selatan, Yoga, dalam sambutannya.

Program Kampung Iklim (ProKlim) sendiri merupakan program nasional yang bertujuan mendorong aksi nyata di tingkat tapak, seperti desa dan kelurahan, dalam menghadapi perubahan iklim sekaligus menurunkan emisi gas rumah kaca secara kolektif.

Program ini juga dirancang untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, sektor swasta, hingga lembaga swadaya masyarakat.

“Melalui pendekatan partisipatif dan berbasis lokal, ProKlim diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi ketahanan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran dan komitmen bersama dalam menghadapi tantangan lingkungan yang semakin kompleks.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata untuk terus bekerja keras mengatasi berbagai permasalahan lingkungan, sehingga memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat.

Dengan adanya sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan berkomitmen untuk terus meningkatkan implementasi Program Kampung Iklim setiap tahunnya sebagai bagian dari upaya pembangunan berkelanjutan yang berorientasi pada perlindungan lingkungan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Barito Selatan, camat se-Kabupaten Barito Selatan, kepala desa terkait, serta perwakilan perguruan tinggi dan instansi terkait lainnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi antara Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Tengah dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Barito Selatan dalam meningkatkan pemahaman serta keterlibatan masyarakat terhadap program adaptasi dan mitigasi perubahan iklim berbasis komunitas.(adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *