PALANGKARAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Abdul Hafid menegaskan pentingnya pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan, khususnya pada akses jalan, listrik, dan air bersih yang hingga kini masih terbatas di sejumlah desa.
“Sebagai wakil rakyat, kami menerima banyak aspirasi dari masyarakat desa yang mengeluhkan keterbatasan infrastruktur dasar. Jalan rusak, tidak ada listrik, dan air bersih yang sulit didapat masih menjadi masalah utama di beberapa daerah,” ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa berbagai aspirasi masyarakat desa terus disampaikan kepada DPRD, terutama terkait kondisi infrastruktur dasar yang dinilai belum memadai dan menghambat aktivitas sehari-hari.
Menurutnya, keterbatasan infrastruktur tersebut berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat, termasuk dalam akses pendidikan, kesehatan, serta kegiatan ekonomi.
Hafid menilai kondisi ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena dapat memperlebar kesenjangan pembangunan antara wilayah perkotaan dan pedesaan.
Ia menekankan bahwa pembangunan yang merata menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan dan inklusif.
Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah provinsi maupun kabupaten untuk lebih serius dalam merancang kebijakan serta mengalokasikan anggaran yang proporsional bagi pembangunan infrastruktur di desa.
“Sudah saatnya pembangunan tidak lagi terpusat di kota saja. Wilayah pedesaan harus mendapatkan perhatian yang sama, karena mereka juga bagian dari kemajuan daerah ini,” tegas Hafid.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya perencanaan yang matang agar setiap program pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di lapangan.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak hanya sebatas pembangunan fisik, tetapi juga harus mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Hafid juga berharap adanya peningkatan sinergi antarinstansi pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan, sehingga program yang dijalankan dapat lebih efektif dan terarah.
Dirinya menambahkan, partisipasi masyarakat juga menjadi faktor penting dalam memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan dan tepat sasaran.
Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan berbagai persoalan infrastruktur di pedesaan dapat segera teratasi.
“Sinergi antarinstansi dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan agar pembangunan infrastruktur desa dapat berjalan optimal dan tepat sasaran,” tandas Hafid.(*)


















