Operasi Katarak Gratis Barsel Sasar 51 Mata Masyarakat

BUNTOK – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan melalui Dinas Kesehatan bekerja sama dengan PT Adaro Indonesia menggelar kegiatan Operasi Katarak Gratis Tahun 2026 di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Barito Selatan, Rabu (07/10/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya penderita gangguan penglihatan akibat katarak yang membutuhkan penanganan medis.

Wakil Bupati Barito Selatan, Khristianto Yudha, S.T., M.T., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan nasional merupakan upaya bersama seluruh komponen bangsa untuk mencapai tujuan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan berbagai pihak melalui sistem pelayanan yang melibatkan pemerintah, sektor swasta, serta partisipasi aktif masyarakat.

Menurut Khristianto, kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu kunci dalam menghadirkan pelayanan publik yang efektif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Kerja sama antara pemerintah daerah dan dunia usaha, khususnya di bidang kesehatan, memiliki peran penting dalam membantu masyarakat memperoleh akses pelayanan medis yang dibutuhkan.

“Oleh karena itu, atas nama Pemerintah Daerah, saya sangat mengapresiasi kerja sama yang terbangun antara Pemerintah Kabupaten Barito Selatan melalui Dinas Kesehatan dengan PT Adaro Indonesia, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan yang sangat baik ini,” tuturnya.

Ia menjelaskan, terdapat tiga hal penting yang menjadi makna dari pelaksanaan operasi katarak gratis tersebut. Pertama, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sehingga diperlukan kolaborasi dengan berbagai lembaga dan pemangku kepentingan untuk menghadirkan pelayanan publik yang inklusif.

Kerja sama seperti ini dinilai sangat membantu, terutama dalam menjangkau masyarakat yang tinggal di wilayah dengan keterbatasan akses pelayanan kesehatan. Melalui keterlibatan berbagai pihak, masyarakat diharapkan memperoleh kesempatan yang lebih luas untuk mendapatkan pemeriksaan dan tindakan medis sesuai kebutuhan.

Kedua, keterlibatan berbagai unsur, termasuk pihak nonpemerintah, mencerminkan nilai solidaritas, kebersamaan, dan persatuan dalam membangun Kabupaten Barito Selatan. Menurutnya, kepedulian terhadap kesehatan masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat dan dunia usaha.

Ketiga, kegiatan tersebut merupakan wujud perhatian pemerintah daerah terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya menekan angka gangguan penglihatan akibat penyakit katarak di Kabupaten Barito Selatan.

Khristianto menilai, operasi katarak gratis memiliki manfaat penting karena gangguan penglihatan dapat memengaruhi aktivitas, kemandirian, serta kualitas hidup seseorang. Melalui tindakan medis yang tepat, masyarakat yang mengalami katarak diharapkan dapat memperoleh kembali kemampuan penglihatan sehingga lebih leluasa menjalankan kegiatan sehari-hari.

Berdasarkan laporan yang diterima, terdapat sekitar 51 mata yang akan menjalani operasi setelah melalui tahapan skrining kesehatan pada fasilitas kesehatan yang telah disiapkan untuk kegiatan tersebut. Jumlah tersebut menunjukkan adanya upaya pelayanan medis yang diarahkan kepada masyarakat berdasarkan hasil pemeriksaan dan kebutuhan penanganan.

Ia juga menyampaikan kebahagiaannya karena masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan, khususnya akibat katarak, mendapatkan kesempatan untuk memperoleh pengobatan melalui program tersebut. Pelayanan ini diharapkan dapat membantu penerima manfaat meningkatkan kesehatan sekaligus menjalani kehidupan dengan lebih baik.

”Melalui kesempatan ini pula, saya turut berbahagia karena masyarakat mendapatkan pengobatan, terutama mereka yang mengalami gangguan penglihatan akibat penyakit katarak. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan dan kesempatan untuk kembali beraktivitas dengan lebih baik,” lanjutnya.

Wakil Bupati menambahkan, pelaksanaan operasi katarak tersebut merupakan bagian dari ikhtiar bersama dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan hasil terbaik bagi para penerima manfaat.

Tindakan operasi dilaksanakan oleh dokter-dokter dari Yayasan Amanah Bangun Negeri yang dihadirkan melalui agenda PT Adaro Indonesia bersama pihak-pihak terkait. Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam memperluas akses pelayanan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan katarak.

Melalui kegiatan bertema “Satu Cahaya Sejuta Cerita” tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan berharap semakin banyak masyarakat memperoleh kesempatan mendapatkan pelayanan kesehatan mata yang layak. Sinergi pemerintah daerah, perusahaan, tenaga medis, dan seluruh pihak terkait diharapkan terus terpelihara demi meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan ikhtiar pelayanan kesehatan sekaligus berkah dari Tuhan Yang Maha Esa bagi saudara-saudara kita di Kabupaten Barito Selatan. Kami berharap operasi yang dilaksanakan oleh dokter-dokter dari Yayasan Amanah Bangun Negeri melalui dukungan PT Adaro Indonesia dan seluruh pihak terkait dapat memberikan manfaat serta membantu masyarakat memperoleh kembali penglihatannya. Semoga semangat Satu Cahaya Sejuta Cerita membawa harapan baru bagi masyarakat,” tandasnya.(sct)

+ posts