PALANGKARAYA – Sebagai langkah awal mendorong percepatan akses keuangan yang merata di daerah. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Wilayah Tengah menggelar Rapat Pleno penyusunan program kerja TPAKD Tahun 2026, Kamis (6/2/2026),
Rapat tersebut dihadiri Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah yang diwakili Asisten Direktur Senior Bidang Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen dan Layanan Manajemen Strategis (PEPK dan LMSt), Andrianto Suhada.
Hadir pula, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan Yuas Elko, para Sekretaris Daerah kabupaten/kota di Wilayah Tengah, serta pimpinan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) di Kota Palangka Raya.
Asisten Direktur Senior Bidang Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen dan Layanan Manajemen Strategis (PEPK dan LMSt) Andrianto Suhada menyampaikan bahwa sinergi dan kolaborasi antara OJK, TPAKD, dan LJK menjadi faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui perluasan akses keuangan.
“Melalui kerja bersama yang kuat, akses keuangan dapat diperluas secara lebih efektif hingga menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa OJK telah meluncurkan Indeks Akses Keuangan Daerah (IKAD) sebagai instrumen strategis untuk memetakan kondisi inklusi keuangan secara komprehensif di seluruh Indonesia.
Kehadiran IKAD diharapkan mampu memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai kebutuhan dan tantangan tiap daerah sehingga percepatan akses keuangan dapat dilakukan secara tepat sasaran.
Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Yuas Elko menyampaikan apresiasi kepada OJK, anggota TPAKD Wilayah Tengah, serta LJK atas sinergi yang telah terbangun dalam mendorong perluasan akses keuangan di Kalimantan Tengah.
“Melalui rapat pleno ini, kami berharap dapat dirumuskan program kerja yang inovatif dan benar-benar bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Rapat pleno kemudian dilanjutkan dengan diskusi interaktif seluruh peserta TPAKD Wilayah Tengah guna membahas isu strategis serta tantangan dalam penyusunan program kerja TPAKD Tahun 2026.(sct)

















