PALANGKARAYA – Beragam kebutuhan mendasar masyarakat Desa Rangga Ilung, Kecamatan Jenamas, Kabupaten Barito Selatan, kembali disampaikan melalui Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Dapil IV, Kasriyani.
Kasriyani menegaskan bahwa berbagai persoalan di tingkat desa masih membutuhkan perhatian serius pemerintah daerah. Salah satu persoalan utama yang disampaikan warga adalah ketersediaan air bersih serta beban tarif layanan air minum.
“Air bersih dan penurunan tarif PDAM masih menjadi keluhan utama masyarakat,” kata Kasriyani belum lama ini.
juru bicara Dapil IV yang meliputi Kabupaten Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, dan Murung Raya ini menjelaskan, akses air bersih yang layak masih menjadi kebutuhan krusial masyarakat, terutama di wilayah pedesaan yang jauh dari pusat layanan.
Kondisi tersebut dinilai berdampak langsung pada kualitas hidup warga sehari-hari, sehingga diperlukan langkah konkret dari pihak terkait untuk melakukan perbaikan layanan.
Di sektor kesehatan, warga Rangga Ilung juga menyuarakan kebutuhan peningkatan pelayanan medis di tingkat desa.
Kehadiran tenaga kesehatan, khususnya dokter umum, dinilai sangat penting untuk memastikan layanan dasar kesehatan dapat diakses secara rutin oleh masyarakat tanpa harus menempuh jarak jauh ke fasilitas kesehatan yang lebih besar.
“Tenaga medis sangat dibutuhkan. Kehadiran dokter umum akan sangat membantu warga dalam memperoleh layanan kesehatan,” katanya menambahkan.
Selain itu, persoalan ketenagakerjaan turut menjadi perhatian utama dalam aspirasi masyarakat.
Warga berharap perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah tersebut dapat memberikan ruang lebih besar bagi tenaga kerja lokal agar dapat berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi daerah.
“Kesempatan kerja bagi masyarakat desa menjadi kunci untuk meningkatkan taraf hidup,” tegas Kasriyani.
Di sektor perikanan, para nelayan di Rangga Ilung juga mengajukan dukungan sarana berupa keramba untuk meningkatkan produktivitas hasil tangkapan.
Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi penunjang dalam pengembangan usaha perikanan masyarakat setempat agar lebih optimal dan berkelanjutan.
Sementara itu, di bidang pendidikan, masyarakat mengusulkan peningkatan status SMA swasta di Rangga Ilung menjadi sekolah negeri.
Usulan tersebut muncul sebagai upaya memperluas akses pendidikan yang lebih terjangkau bagi masyarakat, terutama bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
Perbaikan infrastruktur dasar juga menjadi bagian dari aspirasi warga, salah satunya pembangunan titian pendarat cor beton di Gang Swarga RT.13 RW.05. Fasilitas tersebut dinilai penting untuk menunjang mobilitas warga dalam aktivitas sehari-hari, khususnya pada akses transportasi lingkungan.
“Infrastruktur dasar seperti titian akan sangat membantu mobilitas masyarakat,” pungkasnya, tutup Kasriyani.(sct)















