PALANGKA RAYA – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Tengah mencatat QRIS Jelajah Kuliner Indonesia (QJI) 2026 memberikan dampak terhadap perluasan ekosistem pembayaran digital dan promosi UMKM kuliner di Kalimantan Tengah.
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Festival Ekonomi dan Keuangan Digital (FEKDI) 2026 tersebut berhasil mendorong 151 merchant bergabung sebagai merchant QRIS selama pelaksanaan kompetisi.
Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Tengah, Yuliansah Andrias mengatakan bahwa QJI 2026 merupakan upaya memperkuat literasi sistem pembayaran digital dan pelindungan konsumen, sekaligus meningkatkan penggunaan QRIS serta mempromosikan UMKM kuliner melalui kompetisi yang memadukan edukasi dan pengalaman transaksi digital.
“Pemberian penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para peserta maupun masyarakat untuk terus berperan aktif dalam mendukung percepatan digitalisasi sistem pembayaran, memperluas penggunaan QRIS, serta memperkuat pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan digital di Provinsi Kalimantan Tengah,” ujar Yuliansah.
QJI 2026 diikuti 31 tim yang terdiri atas influencer, mahasiswa, Aparatur Sipil Negara (ASN), komunitas, dan masyarakat umum.
Sebelum kompetisi dimulai, peserta mendapatkan pembekalan mengenai kebijakan sistem pembayaran, QRIS, QRIS TAP, QRIS Antarnegara, Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah, pelindungan konsumen, serta mekanisme kompetisi.
Selama kegiatan, peserta menjalankan berbagai misi edukatif, antara lain menyosialisasikan manfaat transaksi menggunakan QRIS, mengajak masyarakat bertransaksi secara digital, memberikan edukasi CBP Rupiah, serta mengampanyekan pelindungan konsumen melalui gerakan PeKA (Peduli, Kenali, Adukan) dengan tagline “Kalau Ragu, Stop Dulu”.
Peserta juga mempromosikan merchant legendaris UMKM kuliner lokal melalui ulasan Google Review, memperkenalkan destinasi kuliner unggulan, serta melakukan onboarding terhadap merchant hidden gem yang belum menggunakan QRIS.
Dari rangkaian kegiatan tersebut, sebanyak 390 masyarakat memperoleh edukasi mengenai QRIS, termasuk QRIS TAP dan QRIS Antarnegara dan 379 masyarakat mendapatkan pengalaman pertama bertransaksi menggunakan QRIS, sementara edukasi CBP Rupiah diberikan kepada 372 masyarakat dan edukasi pelindungan konsumen kepada 352 masyarakat.
Selain itu, tercatat 6.158 transaksi QRIS selama pelaksanaan kegiatan dan 145 konten digital dipublikasikan untuk memperluas edukasi sistem pembayaran digital sekaligus mempromosikan UMKM kuliner di Kalimantan Tengah.
Kegiatan tersebut juga melibatkan 87 peserta dari kalangan generasi Z yang berkomitmen mengikuti seluruh misi QJI Kalimantan Tengah 2026.
Dari sisi industri sistem pembayaran, kegiatan didukung PT Bank Kalteng, BRI, dan Bank Mandiri sebagai perbankan pendukung merchant kuliner.
Rangkaian QJI 2026 kemudian ditutup bersamaan dengan pra-event Pekan QRIS Nasional 2026 dan Kick Off Pekan Olahraga dan Seni Bank (Perosebank) Kota Palangka Raya 2026.
Pada kesempatan tersebut, BI Kalteng memberikan penghargaan kepada para pemenang kompetisi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kreativitas, dan kontribusi mereka dalam mendukung edukasi sistem pembayaran digital kepada masyarakat.
Pihaknya berharap sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat untuk meningkatkan literasi masyarakat, memperluas penggunaan QRIS, mendukung pertumbuhan UMKM, serta mewujudkan ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang inklusif, aman, dan berkelanjutan di Kalimantan Tengah.(red)















