BUNTOK – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan kembali menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) dan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) Tahun 2026. Kali ini, penyaluran bantuan dilaksanakan di Kelurahan Pendang, Kecamatan Dusun Utara, Kabupaten Barito Selatan, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Barsel, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Sosial, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Bagian Protokol, Kepala Bulog Cabang Buntok, serta Camat Dusun Utara beserta unsur Forkopimcam.
Hadir pula para tokoh masyarakat, tokoh pemuda, masyarakat Kecamatan Dusun Utara, dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Barito Selatan, Dr. Eddy Raya Samsuri, S.T., M.M., menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah daerah melalui penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk terus memperhatikan kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, bantuan sosial dan cadangan pangan diharapkan dapat membantu meringankan beban pengeluaran keluarga, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
Dirinya menyadari bahwa kebutuhan rumah tangga tidak selalu mudah dipenuhi. Karena itu, bantuan pemerintah diharapkan memberikan manfaat nyata bagi keluarga penerima dan digunakan sesuai kebutuhan.
“Kami menyadari bahwa kebutuhan rumah tangga tidak selalu mudah dipenuhi. Karena itu, bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi keluarga penerima. Gunakanlah bantuan yang diterima dengan sebaik-baiknya, dan semoga dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga,” tutur Eddy.
Ia juga meminta seluruh perangkat daerah dan pihak terkait untuk terus memperhatikan masyarakat yang membutuhkan. Pendataan penerima harus dilakukan dengan baik agar penyaluran bantuan pemerintah tepat sasaran dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Selain membahas bantuan sosial dan pangan, Bupati turut mengingatkan masyarakat untuk menjaga lingkungan, terutama setelah wilayah Barito Selatan beberapa hari terakhir diguyur hujan.
Menurut Eddy, hujan yang turun membuat udara terasa lebih bersih dan segar setelah sebelumnya masyarakat menghadapi kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Namun, kondisi yang mulai membaik tersebut tidak boleh membuat masyarakat lengah. Ia mengajak seluruh warga menjaga lingkungan agar tetap aman dan nyaman, termasuk dengan menghindari pembukaan lahan menggunakan cara membakar.
“Keadaan yang lebih baik ini jangan sampai membuat kita lengah. Justru sekarang menjadi kesempatan bagi kita semua untuk menjaga lingkungan agar tetap aman dan nyaman. Saya mengajak masyarakat, terutama yang memiliki kebun atau lahan, agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Barito Selatan, Ida Safitri, S.P., M.M., menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan Cadangan Pangan Pemerintah sebanyak 20 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Dalam kondisi tanggap darurat bencana akibat karhutla, Pemkab Barsel telah menyalurkan cadangan pangan tersebut untuk enam kecamatan dan 35 desa dengan total sebanyak 14,8 ton.
Adapun sisa sebanyak 5,2 ton cadangan pangan pemerintah saat ini dititipkan di Bulog untuk mengantisipasi kebutuhan penanganan bencana alam lainnya.
Penyaluran bantuan sosial dan cadangan pangan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. Pemerintah juga mengingatkan pentingnya kepedulian bersama, baik dalam menjaga ketahanan pangan keluarga maupun mencegah kebakaran hutan dan lahan.(sct)


















