BUNTOK – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Pemkab Barsel) menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) dan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) Tahun Anggaran 2026 untuk masyarakat Kecamatan Karau Kuala. Penyaluran berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Karau Kuala, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Bupati Barito Selatan Dr. Eddy Raya Samsuri, S.T., M.M. Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para asisten Sekretariat Daerah Barsel, sejumlah kepala perangkat daerah, Forkopimcam, Camat Karau Kuala, Lurah Bangkuang, Kepala Desa Selat Baru, Kepala Desa Teluk Betung, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Eddy Raya Samsuri menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan bukan sekadar pemberian barang atau bantuan materi. Program tersebut merupakan bentuk kehadiran dan kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.
Ia menjelaskan, penyaluran bansos dan cadangan pangan juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi pembangunan daerah, yakni “Terwujudnya Kabupaten Barito Selatan yang Sejahtera, Berdaya Saing, serta Menjadi Penyangga Pangan dan Energi Ibu Kota Nusantara”.
Bupati berharap bantuan yang diterima masyarakat dapat dimanfaatkan secara bijak untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap bersemangat dalam berusaha serta menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong.
“Saya berharap bansos dan cadangan pangan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Tetap semangat, terus berusaha, dan senantiasa jaga gotong royong,” ujar Eddy Raya.
Selain itu, Bupati menegaskan bahwa seluruh proses penyaluran bantuan harus mengedepankan prinsip tepat sasaran, transparan, tertib administrasi, dan tidak diskriminatif. Hal tersebut diperlukan agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.
Ia juga menginstruksikan perangkat daerah terkait, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa untuk terus memperbarui data penerima bantuan. Pembaruan data dinilai penting agar warga yang membutuhkan tidak terlewatkan dalam program perlindungan sosial pemerintah.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Barsel Ida Safitri, S.P., M.M., bersama Dinas Sosial Barsel menyampaikan laporan pelaksanaan program. Laporan Dinas Sosial dibacakan oleh Kepala Dinas Sosial Barsel Syahdani, S.Pd.
Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa pelaksanaan program berlandaskan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Perubahan (DPA-P) Dinas Sosial dan DPA DKPP Tahun Anggaran 2026.
Program ini bertujuan meringankan beban hidup masyarakat, mengurangi angka kerawanan pangan, serta memberikan perlindungan sosial kepada warga pascabencana maupun masyarakat yang terdampak gejolak harga pangan.
Adapun sasaran penerima bantuan sosial didasarkan pada Data Penduduk Desil 1–4. Sementara itu, alokasi CPPD diperuntukkan bagi masyarakat yang mengalami kerawanan pangan.
Untuk penyaluran bantuan sosial, Kelurahan Bangkuang menerima alokasi sebanyak 533 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Desa Selat Baru sebanyak 34 KPM, dan Desa Teluk Betung sebanyak 150 KPM.
Sedangkan penyaluran CPPD dialokasikan untuk Kelurahan Bangkuang sebanyak 249 KPM, Desa Selat Baru sebanyak 3 KPM, dan Desa Teluk Betung sebanyak 229 KPM.
Melalui penyaluran tersebut, Pemkab Barsel berharap bantuan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mengurangi risiko kerawanan pangan. Sinergi pemerintah daerah, kecamatan, desa, dan masyarakat juga diharapkan terus terjaga guna memperkuat ketahanan pangan serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(sct)



















