Hadapi Ancaman Kedaruratan, Warga Karanggan Bentuk BPK & Rescue

PALANGKA RAYA132 Dilihat

PALANGKARAYA – Warga Karanggan berinisiatif membentuk Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) dan Rescue Karanggan sebagai bentuk kepedulian serta kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kebakaran, bencana alam, dan berbagai kondisi kedaruratan nonkebakaran di wilayah tersebut.

Pembentukan BPK dan Rescue Karanggan diharapkan menjadi bagian dari kekuatan masyarakat yang dapat hadir dan bergerak ketika terjadi keadaan darurat, khususnya dalam membantu upaya perlindungan masyarakat, lingkungan, serta harta benda di wilayah Karanggan dan sekitarnya.

Ketua Umum BPK dan Rescue Karanggan terpilih Arliandie, mengatakan pembentukan organisasi tersebut dilatarbelakangi kepedulian warga terhadap berbagai ancaman kedaruratan yang dapat terjadi kapan saja.

Terlebih, dalam beberapa minggu terakhir, wilayah sektor Kelurahan Tanjung Pinang mengalami sejumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan.

“Alhamdulillah, berkat semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta rasa tanggung jawab para pemuda dan masyarakat Karanggan, yang juga mendapat dukungan dari Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Bangaris, kondisi tersebut dapat dikendalikan,” kata Arliandie, Senin (17/8/2026) malam.

Menurutnya, keberadaan BPK dan Rescue Karanggan tidak hanya berorientasi pada penanganan kebakaran.

Organisasi tersebut juga diharapkan mampu menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengambil peran dalam membantu menghadapi berbagai kondisi darurat dan kebutuhan kemanusiaan di lingkungan sekitar.

Adapun tugas pokok dan fungsi BPK dan Rescue Karanggan meliputi membantu pemerintah dan masyarakat dalam upaya pencegahan serta pemadaman kebakaran, penyelamatan pada kondisi nonkebakaran, penanggulangan bencana alam, dan pemberian bantuan kemanusiaan, khususnya di wilayah Karanggan dan sekitarnya.

Di sisi lain, Lurah Tanjung Pinang, Gerald Namara, S.Sos., M.A.P. mengatakan peran BPK dan Rescue Karanggan dalam penanggulangan bencana di lingkungan masyarakat pada prinsipnya bersifat mengamankan kondisi dan keadaan di lapangan.

“Karena ada pihak-pihak atau tim teknis khusus terkait yang memiliki tugas pokok dan fungsi dalam hal penanganan lebih jauh. Semisal ada korban, kita tidak boleh menyentuh atau melakukan tindakan penanganan lainnya,” kata Gerald.

Ia berharap seluruh anggota dan pengurus BPK dan Rescue Karanggan menjaga sikap serta tidak melakukan hal-hal negatif dalam menjalankan kegiatan.

Menurutnya, keberadaan organisasi tersebut harus dibangun atas niat baik untuk membantu masyarakat, bukan menimbulkan persoalan baru di lingkungan.

Gerald juga berpesan agar pengamanan lingkungan diprioritaskan pada wilayah yang terjangkau, terutama di sekitar Kelurahan Tanjung Pinang, dengan tetap memperhatikan situasi dan kondisi di lapangan sebelum mengambil tindakan.

“Yang terpenting adalah melihat situasi dan kondisi terlebih dahulu. Niat kita baik dan bukan untuk merusak,” ujarnya menambahkan.

Menurut Gerald, menghidupkan dan menjalankan tugas BPK dan Rescue Karanggan bukan perkara mudah.

Organisasi tersebut membutuhkan dukungan seluruh warga Karanggan agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Di tempat yang sama, Ketua RW IV, Abdul Panah menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan seluruh perangkat RT di wilayah Karanggan sehingga pembentukan BPK dan Rescue Karanggan dapat terwujud.

“Keinginan pembentukan BPK dan Rescue Karanggan sebenarnya sudah lama, dan Alhamdulillah hari ini bertepatan dengan momentum kemerdekaan 17 Agustus 2026 kepengurusan dapat terbentuk,” kata Abdul Panah.

Abdul Panah menegaskan, pelaksanaan tugas dan fungsi BPK dan Rescue Karanggan akan berjalan maksimal apabila mendapat dukungan dari seluruh pihak, terutama masyarakat Karanggan. Kebersamaan warga menjadi salah satu unsur penting agar organisasi tersebut mampu menjalankan perannya secara berkelanjutan.

Pembentukan organisasi tersebut menjadi langkah awal masyarakat Karanggan dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai kondisi darurat.

Dengan semangat gotong royong dan dukungan masyarakat, keberadaan BPK dan Rescue Karanggan diharapkan mampu memberikan respons awal secara tepat sesuai kewenangan, sekaligus memperkuat kepedulian sosial di lingkungan.

“Kita berharap BPK dan Rescue Karanggan dapat terus berkembang, melengkapi kekurangan secara bertahap, serta menjadi wadah bersama untuk membantu masyarakat ketika menghadapi keadaan darurat,” pungkasnya.

Pembentukan BPK dan Rescue Karanggan yang dilaksanakan di Jl. Karanggan 7 Blok D tersebut ditandai dengan penandatanganan peresmian pengurus oleh Lurah Tanjung Pinang dan Ketua RT IV.

Prosesi tersebut disaksikan secara langsung seluruh ketua RT se-Karanggan, Ketua BPK Bangaris, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta seluruh pengurus BPK dan Rescue Karanggan.(sct)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *