Eddy Raya Hadiri Pembukaan Festival Budaya Isen Mulang 2026

BARITO SELATAN36 Dilihat

PALANGKARAYA – Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri menghadiri pembukaan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Tahun 2026 yang digelar di Kawasan Bundaran Besar, depan Istana Isen Mulang, Kota Palangka Raya, Minggu (17/05/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah yang dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran melalui pemukulan Katambung, alat musik tradisional Dayak yang menjadi simbol dimulainya seluruh rangkaian kegiatan budaya terbesar di Kalimantan Tengah tersebut.

Prosesi pemukulan Katambung berlangsung khidmat setelah pelaksanaan ritual adat Balian Tantulak Burung Dahiang dan sambutan pembukaan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kalimantan Tengah Aisyah Thisia Agustiar Sabran serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Tengah.

Bunyi tabuhan Katambung yang menggema di kawasan Bundaran Besar menjadi simbol semangat kebersamaan masyarakat Kalimantan Tengah dalam menjaga keberagaman budaya serta memperkuat nilai-nilai Huma Betang yang selama ini menjadi fondasi kehidupan sosial masyarakat Dayak dan Kalimantan Tengah secara umum.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan budaya serta sejarah daerah sebagai bagian penting dari identitas masyarakat Kalimantan Tengah.

“Budaya daerah tidak boleh ditinggalkan oleh generasi muda di tengah perkembangan zaman,” tegas Agustiar.

Ia menegaskan bahwa Kalimantan Tengah memiliki posisi strategis sebagai bagian dari masa depan Indonesia, sehingga seluruh elemen masyarakat perlu menjaga persatuan dan memperkuat rasa persaudaraan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menurutnya, kemajuan teknologi dan arus globalisasi tidak boleh menjadi alasan bagi generasi muda untuk melupakan akar budaya dan sejarah daerah.

Justru di tengah perkembangan tersebut, budaya lokal harus tetap dijaga sebagai identitas yang membedakan Kalimantan Tengah dengan daerah lain.

Agustiar juga berpesan kepada generasi muda agar senantiasa menghargai perjuangan para pendahulu dengan terus menjaga warisan budaya dan sejarah yang dimiliki.

Ia mengingatkan pentingnya memahami sejarah sebagai bekal untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Selain itu, Dirinya mengajak generasi muda untuk terus berusaha, berikhtiar, dan berdoa dalam meraih cita-cita.

Menurutnya lagi, tidak ada hal yang mustahil dicapai selama disertai kerja keras, tekad yang kuat, dan keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Budaya, sejarah, dan semangat persaudaraan harus terus dijaga sebagai kekuatan bersama dalam membangun Kalimantan Tengah yang maju dan bermartabat. Mari kita terus melestarikan warisan leluhur untuk generasi yang akan datang,” tandas Agustiar.

Usai pembukaan secara simbolis, kegiatan dilanjutkan dengan Karnaval Budaya yang diikuti peserta dari 13 kabupaten dan satu kota se-Kalimantan Tengah.

Berbagai atraksi budaya, seni tradisional, serta kekayaan adat dari masing-masing daerah ditampilkan dalam karnaval yang menjadi salah satu agenda utama FBIM.

Rangkaian kegiatan Festival Budaya Isen Mulang kemudian dilanjutkan pada malam hari dengan pembukaan Kalteng Expo Tahun 2026 di GOR Indoor Serbaguna Palangka Raya.

Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai pameran pembangunan daerah, produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), serta pertunjukan seni budaya yang menampilkan kekayaan budaya Kalimantan Tengah.

Di sela-sela kegiatan, Bupati Barito Selatan, Eddy Raya Samsuri juga menyempatkan diri mengunjungi Stand Kabupaten Barito Selatan untuk melihat secara langsung berbagai produk dan potensi daerah yang ditampilkan dalam ajang promosi pembangunan dan ekonomi kreatif tersebut.(sct)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *