PALANGKARAYA – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Armada mendorong pemerintah daerah agar lebih mendekatkan layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor kepada masyarakat, khususnya di wilayah pelosok.
“Samsat harus lebih dekat ke masyarakat. Kalau bisa, pelayanan hadir langsung ke desa-desa, tidak hanya di kota-kota besar,” ujar Armada di Palangka Raya belum lama ini.
Ia mengungkapkan bahwa pendekatan pelayanan yang cepat, murah, dan ramah masyarakat menjadi kunci dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor.
Menurutnya, berbagai inovasi layanan seperti Samsat keliling maupun penyediaan titik layanan terpadu di tingkat kecamatan dapat menjadi solusi untuk mempermudah akses masyarakat terhadap layanan perpajakan.
“Misalnya melalui Samsat keliling atau titik layanan terpadu di kecamatan-kecamatan. Ini bisa sangat membantu warga yang jauh dari pusat kota,” tuturnya.
Armada juga menyebutkan bahwa pajak kendaraan bermotor memiliki potensi besar sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga pelayanan yang optimal sangat diperlukan agar potensi tersebut dapat dimaksimalkan.
“Sayang kalau potensi ini tidak digarap dengan serius. Kita butuh sistem yang mendorong partisipasi, bukan yang malah mempersulit warga,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa komunikasi dua arah antara penyelenggara layanan pajak dan masyarakat sangat penting agar pemerintah dapat memahami berbagai kendala yang dihadapi masyarakat di lapangan.
“Pemerintah tidak boleh tinggal diam melihat sistem yang tidak efektif. Harus terus berbenah untuk memenuhi harapan publik,” tegasnya.
“Ketika pelayanan hadir dan memudahkan, maka masyarakat juga akan lebih patuh dalam membayar pajak mereka,” tandas Armada.(Red/Adv)

