Kolaborasi Lintas Elemen Kunci Utama Membangun Ketahanan Pangan

POLITIK124 Dilihat

PALANGKARAYA – DPW Partai NasDem Kalimantan Tengah membuka ruang partisipasi luas dalam program ketahanan pangan dengan melibatkan berbagai elemen, termasuk kalangan wartawan sebagai mitra strategis dalam pelaksanaan dan penyebarluasan program.

Ketua DPW Partai NasDem Kalteng, Faridawaty Darland Atjeh menegaskan bahwa program ketahanan pangan yang dijalankan tidak hanya bersifat internal, tetapi juga inklusif dan terbuka bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi.

“Tidak hanya bahan bakar, harga roti dan kebutuhan lainnya juga berpotensi naik menjelang hari raya. Karena itu, kita mulai program ketahanan ini dari internal terlebih dahulu,” ujarnya, Selasa (05/05/2026).

Ia menyampaikan, kondisi ekonomi yang dinamis, seperti potensi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan, menjadi latar belakang penting digulirkannya program tersebut.

Anggota Komisi III DPRD Kalteng ini menjelaskan, wartawan dipersilakan memanfaatkan lahan kosong di sekitar Kantor DPW Partai NasDem Kalteng sebagai media tanam dalam mendukung program tersebut.

Menurutnya, keterlibatan jurnalis tidak hanya memperkuat partisipasi, tetapi juga berperan dalam menyebarluaskan informasi dan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya ketahanan pangan.

Ia menambahkan, pihaknya juga akan menyediakan fasilitas pendukung, termasuk media tanam, guna memastikan pelaksanaan program dapat berjalan optimal dan memberikan hasil nyata.

Faridawaty juga menilai, kolaborasi lintas elemen menjadi kunci utama dalam membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan dan berdampak luas.

Keterbukaan program ini, lanjutnya, mencerminkan komitmen NasDem Kalteng dalam membangun gerakan bersama yang melibatkan berbagai pihak.

Selain itu, program ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang tersedia secara produktif, meskipun dalam skala kecil.

Dengan melibatkan berbagai elemen, dampak program diyakini akan semakin luas dan mampu menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat.

Langkah inklusif ini juga memperkuat sinergi antara partai dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi yang ada.

“Kolaborasi yang kuat akan menjadi fondasi dalam membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan di tengah masyarakat,” tandas Faridawaty.(sct)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *