Kendalikan Hama Alami, PT IFP Kembangkan Bunga Pukul Delapan 

FORESTRY6 Dilihat

KAPUAS – PT Industrial Forest Plantation (IFP) melalui Bagian Research and Development (R&D) terus memperkuat pengelolaan hutan tanaman berkelanjutan dengan mengembangkan Turnera ulmifolia atau bunga pukul delapan sebagai bagian dari sistem pengendalian hama terpadu di areal operasional perusahaan.

Pimpinan Perusahaan PT IFP, Edya mengatakan bahwa pengembangan tanaman tersebut merupakan solusi berbasis alam untuk mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem.

Turnera ulmifolia kami manfaatkan sebagai habitat dan sumber pakan alami bagi predator serta parasitoid hama, sehingga pengendalian dapat berlangsung secara alami, efektif, dan berkelanjutan,” ujar Edya belum lama ini.

Ia menjelaskan, hasil kajian Bagian R&D menunjukkan bunga pukul delapan mampu menghadirkan organisme menguntungkan yang membantu menekan populasi hama tanpa merusak lingkungan, sekaligus mendukung produktivitas hutan tanaman industri.

Secara teknis, tanaman ini juga dinilai ideal karena mudah dikembangkan dan dirawat, tumbuh cepat, adaptif terhadap berbagai kondisi lingkungan, serta dapat berfungsi sebagai tanaman penutup tanah.

“Inisiatif ini merupakan bagian dari penerapan Pengendalian Hama Terpadu yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan perlindungan keanekaragaman hayati,” tambah Edya.

Ke depan, PT IFP berkomitmen terus mendorong penelitian dan pengembangan tanaman pendukung lainnya guna mewujudkan pengelolaan hutan tanaman yang efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.(sct)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *