PALANGKARAYA – Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh meminta pemerintah memperkuat berbagai program bantuan sosial dan perlindungan masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga daya tahan ekonomi masyarakat, khususnya kelompok rentan yang paling terdampak tekanan ekonomi.
“Di tengah fluktuasi harga energi, yang harus menjadi perhatian adalah menjaga kestabilan biaya sekolah dan fasilitas kesehatan bagi masyarakat kelas bawah agar mereka tidak semakin terbebani,” kata Faridawaty Selasa (23/6/2026).
Ketua DPW Partai Nasdem Provinsi Kalteng ini menjelaskan bahwa pemerintah perlu memastikan berbagai program perlindungan sosial tetap berjalan secara optimal dan tepat sasaran.
Menurutnya, kebijakan yang berpihak kepada masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas sosial dan kesejahteraan warga di tengah tantangan ekonomi.
Selain menjaga keterjangkauan layanan pendidikan dan kesehatan, Faridawaty menilai penguatan bantuan sosial harus menjadi prioritas agar masyarakat kurang mampu tetap memiliki akses terhadap kebutuhan dasar.
Dukungan tersebut dinilai dapat membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga yang terus meningkat.
Menurutnya lagi, bantuan sosial, beasiswa pendidikan, dan program jaminan kesehatan memiliki peran strategis dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat yang terdampak tekanan ekonomi.
Program-program tersebut juga menjadi instrumen penting untuk menjaga kualitas hidup masyarakat agar tidak mengalami penurunan.
Dirinya menegaskan bahwa pendidikan dan kesehatan merupakan hak dasar yang harus tetap dapat diakses oleh seluruh masyarakat tanpa terkendala kondisi ekonomi.
Karena itu, pemerintah perlu memastikan seluruh program yang berkaitan dengan kedua sektor tersebut dapat menjangkau kelompok yang benar-benar membutuhkan.
Ia menilai langkah tersebut penting untuk mencegah terjadinya kesenjangan sosial yang semakin lebar akibat meningkatnya biaya hidup.
Dengan dukungan yang memadai, masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan dasar tanpa harus mengorbankan pendidikan maupun kesehatan keluarga.
Legislator DPRD Kalteng itu juga mengingatkan bahwa kelompok rentan seperti keluarga berpenghasilan rendah, pekerja sektor informal, dan masyarakat yang tinggal di wilayah dengan keterbatasan akses layanan publik merupakan pihak yang paling merasakan dampak tekanan ekonomi.
“Jangan sampai masyarakat harus memilih antara memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan biaya pendidikan atau kesehatan. Kedua sektor ini harus tetap menjadi prioritas,” ujarnya menambahkan.
Faridawaty berharap pemerintah terus melakukan evaluasi terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.
Dengan pemantauan yang berkelanjutan, berbagai program bantuan dan perlindungan sosial dapat disesuaikan dengan kebutuhan nyata masyarakat di lapangan.
Keberhasilan memperkuat perlindungan sosial sekaligus menjaga keterjangkauan layanan dasar akan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas di Kalimantan Tengah.
“Program bantuan yang tepat sasaran akan membantu masyarakat bertahan menghadapi tekanan ekonomi sekaligus menjaga kualitas hidup mereka tetap baik,” tutupnya Faridawaty.(fda)












