BI Kalteng Sosialisasikan QRIS kepada 3.542 Mahasiswa Baru UPR

PALANGKARAYA – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Tengah bersinergi dengan Universitas Palangka Raya (UPR) menyosialisasikan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) kepada mahasiswa baru dalam rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026.

Sosialisasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian Pekan QRIS Nasional 2026 sekaligus momentum untuk memperkenalkan transaksi pembayaran digital kepada generasi muda.

Sebanyak 3.542 mahasiswa baru UPR menjadi sasaran edukasi agar semakin mengenal manfaat, penggunaan, serta risiko transaksi digital menggunakan QRIS.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Tengah, Yuliansah Andrias mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi BI Kalteng dan UPR dalam memperluas pemahaman masyarakat, khususnya mahasiswa baru, terhadap transaksi pembayaran digital.

“Sosialisasi QRIS kepada mahasiswa baru dalam kegiatan PKKMB merupakan sinergi antara BI Kalteng dan UPR dalam rangka Pekan QRIS Nasional 2026,”

“Tujuannya agar masyarakat, khususnya mahasiswa baru, lebih mengenal QRIS dan dapat mengimplementasikan penggunaannya dalam transaksi pembayaran secara digital,” ujar Yuliansah, Senin (10/08/2026).

BI Kalteng juga memberikan edukasi dan literasi mengenai transaksi digital, termasuk pemahaman terhadap manfaat serta risiko yang perlu diperhatikan ketika melakukan pembayaran secara digital.

Edukasi tersebut dinilai penting seiring semakin berkembangnya penggunaan transaksi nontunai dalam kehidupan sehari-hari.

Yuliansah juga menjelaskan, penggunaan QRIS di Kalimantan Tengah terus mengalami peningkatan setiap tahun.

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu kelompok pengguna QRIS yang cukup banyak karena sistem pembayaran tersebut memberikan kemudahan dalam melayani transaksi.

Menurutnya, penggunaan QRIS memberikan jangkauan dan kemudahan dalam proses pembayaran, baik bagi konsumen maupun pelaku UMKM.

Transaksi digital juga memberikan sejumlah manfaat, antara lain mengurangi risiko peredaran uang palsu, memproses pembayaran secara real-time, serta memudahkan transaksi tanpa harus menyediakan atau mencari uang pecahan.

“Selain mengajak mahasiswa baru mulai menggunakan QRIS, kita juga memberikan edukasi dan literasi mengenai transaksi digital, terutama manfaat dan risikonya,” katanya.

FOTO : Kepala BI Kalteng, Yuliansah Andrias bersama Rektor UPR, Prof.Dr.Ir. Salampak, M.S, IPU secara simbolis memasangkan almamater kepada mahasiswa baru di kegiatan PKKMB 2026.

BI Kalteng menargetkan sebagian besar mahasiswa baru UPR dapat mulai menggunakan QRIS dalam aktivitas transaksi sehari-hari. Dari total 3.542 mahasiswa baru, target yang ditetapkan mencapai 2.500 mahasiswa sebagai pengguna QRIS.

“Dari jumlah mahasiswa baru UPR yakni sebanyak 3.542 orang, ditargetkan bisa mencapai 2.500 menggunakan QRIS dalam bertransaksi. Karena saya yakin mahasiswa baru merupakan generasi Gen Z yang pengetahuan digitalnya jauh lebih bagus,” ungkapnya.

Ia berharap mahasiswa baru yang mendapatkan sosialisasi tidak berhenti sebagai pengguna QRIS.

Mereka juga diharapkan dapat menyebarluaskan pengetahuan yang diperoleh kepada lingkungan masing-masing sehingga penggunaan transaksi digital yang aman dan tepat dapat semakin luas.

“Harapannya dengan kegiatan ini mahasiswa baru bisa menjadi pengguna QRIS sekaligus menjadi edukator di lingkungannya masing-masing untuk memulai menggunakan QRIS,” tuturnya.

Pelaksanaan sosialisasi QRIS dalam PKKMB UPR juga sejalan dengan tujuan kegiatan pengenalan kehidupan kampus yang membekali mahasiswa baru agar mampu beradaptasi dengan lingkungan perguruan tinggi.

Selain mengenal sistem pendidikan dan kehidupan kemahasiswaan, mahasiswa juga mendapatkan wawasan mengenai perkembangan teknologi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Kehadiran BI dalam kegiatan tersebut memperluas materi pembekalan mahasiswa baru, khususnya dalam aspek literasi keuangan digital.

Pemahaman mengenai transaksi digital menjadi semakin relevan bagi mahasiswa yang mulai menjalani kehidupan mandiri dan berinteraksi dengan berbagai kebutuhan pembayaran.

Sinergi BI Kalteng dan UPR melalui Pekan QRIS Nasional 2026 diharapkan dapat memperkuat ekosistem pembayaran digital di lingkungan kampus.

Mahasiswa tidak hanya diarahkan untuk mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga memahami cara memanfaatkannya secara tepat untuk mendukung aktivitas ekonomi sehari-hari.(sct)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *