BUNTOK – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Pemkab Barsel) menyalurkan bantuan paket sembako untuk desa rentan pangan, paket anak berisiko stunting, serta cadangan pangan pemerintah daerah Tahun 2026 bagi masyarakat Desa Mahajandau dan Desa Sungai Jaya.
Penyerahan bantuan berlangsung di Desa Mahajandau sebagai upaya membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus mendukung penanganan kerentanan pangan dan stunting.
Bupati Barito Selatan, Dr. H. Eddy Raya Samsuri, S.T., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan. Karena itu, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan masyarakat memperoleh pangan yang cukup, aman, bergizi, dan terjangkau.
Menurut Eddy, pemenuhan kebutuhan pangan menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama bagi masyarakat yang masih menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi ekonomi, kenaikan harga bahan pokok, bencana alam, maupun keadaan darurat dapat menyebabkan keluarga mengalami kerentanan pangan.
“Kita menyadari masih ada masyarakat yang menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Kondisi ekonomi, kenaikan harga bahan pokok, bencana alam, maupun keadaan darurat dapat menyebabkan keluarga mengalami kerentanan pangan. Karena itu, pemerintah harus hadir memberikan bantuan dan perlindungan kepada masyarakat yang membutuhkan,” tutur Eddy Raya, Minggu (04/10/2026).
Ia menjelaskan, Pemkab Barsel terus berupaya memberikan pelayanan dan perlindungan melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Penyaluran bantuan pangan menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap keluarga yang membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan pokok, terutama dalam menghadapi kondisi ekonomi yang dapat memengaruhi daya beli masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, terdapat tiga program yang saling berkaitan, yakni bantuan paket sembako untuk desa rentan pangan, paket anak berisiko stunting, serta pendistribusian cadangan pangan Pemkab Barsel Tahun 2026.
Ketiga program tersebut memiliki sasaran dan manfaat yang berbeda, tetapi sama-sama diarahkan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar serta meningkatkan kesejahteraan.
Bantuan paket sembako untuk desa rentan pangan merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga penerima, khususnya masyarakat yang menghadapi keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
Selain bantuan sembako, pemerintah daerah juga menyalurkan paket bagi anak berisiko stunting. Program ini menjadi bagian dari perhatian pemerintah terhadap kesehatan dan masa depan generasi penerus yang memerlukan dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, orang tua, hingga masyarakat.
Eddy menyampaikan bahwa penanganan stunting tidak hanya berkaitan dengan pemberian bantuan pangan, tetapi juga memerlukan dukungan pola asuh yang baik, pemenuhan makanan bergizi seimbang, pemantauan pertumbuhan secara rutin di posyandu, serta pelayanan kesehatan yang berkelanjutan. Melalui perhatian bersama, upaya menjaga kesehatan dan pertumbuhan anak diharapkan dapat berjalan lebih optimal.
Sementara itu, pendistribusian cadangan pangan Pemkab Barsel Tahun 2026 merupakan salah satu upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.
Cadangan pangan tersebut disiapkan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat yang mengalami kekurangan pangan maupun warga yang terdampak bencana alam.
Dalam pelaksanaannya, pemerintah daerah berharap penyaluran bantuan dapat dilakukan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
Dengan demikian, bantuan yang diberikan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan dan dapat dimanfaatkan sesuai dengan tujuan program.
“Saya berharap pendistribusian cadangan pangan pemerintah daerah ini dapat dilakukan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel, sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,”
“Pemerintah Kabupaten Barito Selatan akan terus berupaya hadir dan memberikan pelayanan terbaik sesuai dengan kemampuan dan kewenangan yang dimiliki,” tandas Eddy.(sct)



















