PT IFP Perkuat Dukungan Pemadaman Karhutla di Kampus UPR

FORESTRY11 Dilihat

PALANGKARAYA – PT Industrial Forest Plantation (IFP) memperkuat dukungan terhadap upaya pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di lingkungan Universitas Palangka Raya (UPR), di tengah ancaman cuaca ekstrem dan kemarau panjang di Kalimantan Tengah.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui sinergi dengan UPR untuk membantu melindungi lingkungan kampus dari ancaman api sekaligus memperkuat kesiapan relawan dalam menghadapi Karhutla, khususnya di lahan gambut.

Kolaborasi ini dilandasi kepedulian terhadap civitas akademika UPR yang secara sukarela turut menjadi garda terdepan dalam menghadapi ancaman Karhutla.

Mahasiswa, dosen, dan staf kampus yang bukan merupakan kru pemadam kebakaran profesional mendapat dukungan agar dapat menjalankan peran secara lebih aman dan efektif.

Salah satu dukungan PT IFP berupa distribusi nozzle suntik gambut. Peralatan yang telah dimodifikasi khusus tersebut digunakan untuk menghadapi karakteristik kebakaran di lahan gambut yang dapat menjalar di bawah permukaan tanah tanpa terlihat atau smoldering.

Nozzle suntik gambut dapat ditancapkan ke lapisan tanah untuk menyemprotkan air secara langsung ke titik pusat api.

Metode tersebut penting terutama pada fase pendinginan atau cooling untuk memastikan bara benar-benar padam dan mencegah munculnya kembali titik api di lokasi yang sama.

Selain dukungan peralatan, PT IFP juga memberikan paket suplemen kesehatan dan vitamin bagi relawan UPR.

Dukungan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap kondisi fisik relawan yang menghadapi suhu panas, kelelahan, serta paparan asap selama proses pemadaman.

Suplemen dan vitamin diberikan untuk membantu menjaga kondisi tubuh relawan selama menjalankan tugas di lapangan.

Dukungan tersebut juga ditujukan untuk membantu menjaga stamina dan pemulihan energi setelah proses pemadaman.

PT IFP turut memperkuat kapasitas relawan melalui sesi sharing knowledge bersama tim pemadaman. Pembekalan tersebut diarahkan agar peralatan yang digunakan dapat dimanfaatkan secara optimal sekaligus meningkatkan pemahaman relawan terhadap kondisi di lapangan.

Materi pembekalan mencakup pemahaman karakteristik api, termasuk membaca arah angin dan mengenali ciri-ciri lahan gambut yang masih menyimpan bara.

Relawan juga mendapatkan praktik penggunaan mesin pompa serta teknik pengoperasian nozzle suntik gambut secara efektif.

Aspek keselamatan kerja turut menjadi bagian penting dalam pembekalan. Relawan diberikan pemahaman mengenai prosedur evakuasi diri dan kerja sama tim untuk meminimalkan risiko kecelakaan saat berada di sekitar titik api.

Dukungan peralatan, kesehatan, dan pengetahuan taktis tersebut menjadi bagian dari upaya PT IFP memperkuat kesiapsiagaan relawan UPR dalam menghadapi Karhutla.

Langkah ini juga menunjukkan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan sektor industri dalam menghadapi ancaman kebakaran.

Kolaborasi PT IFP dan UPR diharapkan dapat membangun kesiapan yang lebih tangguh dalam menjaga lingkungan kampus dari ancaman Karhutla.

Semangat kepedulian relawan dipadukan dengan dukungan teknis menjadi modal penting dalam menghadapi kebakaran di lahan gambut.

Penanganan Karhutla tidak hanya membutuhkan kemampuan pemadaman, tetapi juga dukungan peralatan yang sesuai, kondisi fisik yang memadai, serta pengetahuan mengenai karakteristik api dan prosedur keselamatan.

Sinergi tersebut menjadi bagian penting untuk memperkuat perlindungan lingkungan dari ancaman kebakaran.(sct)

+ posts