SMMPTN-Barat 2026 Resmi Dibuka, Sediakan 20 Ribu Kuota

AKADEMIKA142 Dilihat

PALANGKARAYA – Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Konsorsium BKS Barat 2026 (SMMPTN-Barat 2026) resmi dibuka melalui soft launching yang dilaksanakan secara daring, Senin (4/5/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari seluruh Indonesia melalui Zoom Meeting serta disiarkan melalui platform digital resmi SMMPTN-Barat.

Ketua SMMPTN-Barat 2026 yang juga Rektor Universitas Bangka Belitung, Prof. Ibrahim, M.Si., menyampaikan bahwa seleksi tahun ini diikuti 27 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dengan total sekitar 1.013 program studi dan kuota mencapai 20.035 mahasiswa.

“Seleksi ini memberikan peluang bagi calon mahasiswa untuk memilih lebih dari satu program studi di PTN yang tersedia, termasuk fleksibilitas lintas program studi saintek dan soshum dengan maksimal dua pilihan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pendaftaran SMMPTN-Barat dibuka mulai 4 Mei 2026 pukul 16.00 WIB hingga 11 Juni 2026 pukul 16.00 WIB. Sementara pelaksanaan ujian dijadwalkan pada 17–24 Juni 2026, dan pengumuman kelulusan akan disampaikan pada 30 Juni 2026.

“Saya berharap calon mahasiswa terus memonitor informasi melalui portal resmi SMMPTN-Barat agar tidak ketinggalan tahapan seleksi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat yang juga Rektor Universitas Palangka Raya, Prof. Dr. Salampak, M.S, IPU menyampaikan bahwa SMMPTN-Barat merupakan wujud kolaborasi strategis antarperguruan tinggi negeri dalam memberikan akses pendidikan tinggi yang berkualitas.

“Sinergi inilah yang menjadi kunci utama keberhasilan program ini. Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh perguruan tinggi yang telah berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan SMMPTN-Barat 2026,” ungkap Prof. Salampak.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang turut mendukung, termasuk perbankan nasional yang menjadi mitra strategis dalam penyelenggaraan seleksi tersebut.

“Komitmen, dukungan, dan sinergi dari seluruh pihak menjadi fondasi utama dalam mewujudkan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang berkualitas, transparan, dan berkeadilan,” pungkasnya.(sct)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *