Satpol PP Barsel Pantau Harga BBM Eceran Di Buntok

BARITO SELATAN55 Dilihat

BUNTOK – Dalam rangka melakukan pemantauan kondisi distribusi dan harga BBM di tingkat pengecer. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Barito Selatan melakukan patroli pengecekan harga bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah POM mini dan pedagang eceran dalam Kota Buntok, Sabtu (09/05/2026).

Patroli dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas Kepala Satpol PP Barito Selatan, Olliev Frata, didampingi Kabid Tibum Raden Nino, Kabid Linmas Gunung Anggar, Kasi Opsdal Christian Sinaga, Kasi Bimluh Hewuno, Kasi Penegakan Abdul Azis, serta sejumlah anggota Satpol PP lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemantauan terhadap ketersediaan stok dan harga jual BBM eceran di beberapa titik penjualan di wilayah Kota Buntok. Dari hasil pengecekan di lapangan, banyak pedagang BBM eceran diketahui tidak beroperasi karena stok BBM kosong atau tidak tersedia.

Berdasarkan keterangan para pedagang, harga BBM yang diperoleh dari pelangsir mengalami kenaikan cukup tinggi.

Untuk jenis Pertalite, harga beli berkisar Rp13.000 hingga Rp14.000 per liter, sedangkan Pertamax mencapai Rp15.000 hingga Rp16.000 per liter.

Kondisi tersebut berdampak pada harga jual di tingkat pengecer yang sebagian berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Keterbatasan pasokan dan minimnya ketersediaan BBM disebut menjadi faktor utama terjadinya kenaikan harga di lapangan.

Plt Kasat Pol PP Barito Selatan, Olliev Frata mengatakan patroli dilakukan sebagai langkah pengawasan untuk memastikan situasi distribusi BBM tetap terkendali dan tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

“Patroli ini bertujuan untuk memantau kondisi ketersediaan dan harga BBM di tingkat pengecer sekaligus memastikan tidak ada pelanggaran seperti penimbunan yang merugikan masyarakat,” ujarnya, Sabtu (09/05/2026).

Ia menjelaskan, hasil penelusuran selama patroli berlangsung tidak menemukan adanya praktik penimbunan BBM oleh pedagang eceran maupun POM mini yang berada di wilayah Kota Buntok.

Menurutnya, sebagian besar pedagang justru mengalami keterbatasan stok akibat sulitnya memperoleh pasokan BBM dari pelangsir.

Situasi tersebut membuat banyak pedagang memilih menutup sementara aktivitas penjualan.

Satpol PP Barito Selatan juga terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait guna memantau perkembangan distribusi BBM di daerah agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan situasi tetap kondusif.

Selama kegiatan patroli berlangsung, situasi di lapangan terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa ditemukan adanya gangguan ketertiban maupun pelanggaran yang menonjol.

“Pemerintah daerah akan terus melakukan pengawasan dan pemantauan secara berkala agar distribusi BBM tetap berjalan baik serta kondisi di masyarakat tetap aman dan terkendali,” tandas Olliev.(sct)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *