KUALA KURUN – Semangat literasi generasi muda kembali menguat melalui Roadshow Festival Literasi Harati Tahun 2026 sebagai bagian dari peringatan World Book Day dengan tema “Connected by Literacy: Building Future – Ready Communities”, yang digelar di Kabupaten Gunung Mas, Selasa (14/04/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Perpustakaan Harati Hapumpung Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah ini terlaksana melalui kolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gunung Mas, serta melibatkan pelajar SMA/SMK/MA, guru, dan komunitas literasi.
Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas, Richard, ST., M.AP yang hadir mewakili Bupati Gunung Mas menyampaikan bahwa literasi memiliki peran penting dalam membentuk kualitas generasi muda di tengah perkembangan zaman yang dinamis.
“Literasi bukan sekadar kemampuan membaca, tetapi kemampuan untuk berpikir kritis, memahami informasi, dan mengambil keputusan yang bijak dalam kehidupan sehari-hari. Harapannnya Kegiatan Festival Literasi Harati ini menjadi langkah strategis untuk menumbuhkan budaya literasi di kalangan generasi muda Gunung Mas,” ujarnya.
Ia menambahkan, penguatan literasi menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang adaptif dan berdaya saing, sehingga mampu menghadapi berbagai tantangan global di masa depan.
Richard juga mengapresiasi kontribusi Bank Indonesia bersama seluruh pihak yang terlibat dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendekatan literasi yang inklusif dan berkelanjutan di daerah.
“Melalui kegiatan ini diharapkan literasi tidak hanya menjadi kemampuan dasar, tetapi juga menjadi bekal penting dalam membangun generasi yang siap menghadapi masa depan,” tandas Richard.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gunung Mas, Maria Efianti, M.AP menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjadikan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran dan ruang kreatif bagi generasi muda.
“Kami berterima kasih kepada Bank Indonesia atas kegiatan yang luar biasa ini dan kami berharap bisa terus berkolaborasi dalam peningkatan literasi terutama terkait cara perlakuan uang, perlindungan konsumen dan kebanksentralan. Kami juga berharap dari lomba-lomba yang diadakan oleh Bank Indonesia kami dari Kuala Kurun bisa berpartisipasi dan bisa meraih kemenangan yang membanggakan,” ucapnya.
Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia menjadi faktor penting dalam memperkuat ekosistem literasi yang berkelanjutan di Kabupaten Gunung Mas.
Rangkaian kegiatan dalam Festival Literasi Harati 2026 meliputi edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, pengenalan program PeKA (Peduli, Kenali, Adukan), serta talkshow literasi bersama narasumber dari Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan komunitas literasi Hifdzi Library.
Selain itu, peserta juga mendapatkan materi terkait literasi menulis efektif dan edukasi mengenai inflasi serta perilaku konsumsi bijak yang disampaikan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Tengah.(sct)


















