Warga Bandar Estate Keluhkan Jalan Lingkungan Belum Diperbaiki

PALANGKARAYA – Warga Komplek Bandar Estate, Jalan Adonis Samad, Kota Palangka Raya, mengeluhkan kondisi sejumlah jalan lingkungan yang hingga kini belum mendapatkan perbaikan meski usulan pembangunan telah beberapa kali disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Keluhan tersebut disampaikan warga dalam kegiatan Reses Perseorangan Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Faridawaty Darlan Atjeh bersama warga dan tokoh masyarakat Komplek Bandar Estate, Sabtu (29/08/2026).

Ketua RT Bandar Estate, Hadi Purwanto mengatakan perbaikan jalan di lingkungan komplek telah beberapa kali diusulkan melalui Musrenbang. Namun, hingga kini usulan tersebut belum terealisasi, khususnya pada Jalan Teratai 1, Teratai 2, Teratai 3, Teratai 4, dan Teratai 5.

“Jalan di Komplek Bandar Estate sudah beberapa kali kami usulkan melalui Musrenbang, tetapi sampai sekarang belum terealisasi. Jalan Teratai 1, 2, 3, 4, dan 5 masih membutuhkan perhatian agar akses warga di lingkungan komplek menjadi lebih baik,” kata Hadi.

Menurut Hadi, kondisi jalan lingkungan menjadi salah satu kebutuhan yang perlu mendapat perhatian karena berkaitan langsung dengan aktivitas warga sehari-hari. Perbaikan jalan di kawasan komplek diharapkan dapat memberikan akses yang lebih nyaman bagi masyarakat.

Aspirasi mengenai kondisi jalan juga disampaikan Yanjin K. Ahat warga Kelakai 5 yang mengatakan, sejak pindah dari Kapuas ke Komplek Bandar Estate pada 2017, kondisi Jalan Kelakai 5 masih belum baik dan membutuhkan semenisasi.

Baca Juga  SMKN 5 Palangka Raya Kekurangan Ruang Kelas dan Alat Praktik

“Sejak saya pindah dari Kapuas pada 2017 ke Komplek Bandar Estate, Jalan Kelakai 5 masih belum bagus dan membutuhkan semenisasi. Kami berharap jalan tersebut dapat diperbaiki sehingga akses warga menjadi lebih nyaman,” ujar Yanjin.

Ketut Suweja juga mengusulkan agar jalan lingkungan RT 03/RW 10 dapat direalisasikan untuk disemenisasi pada 2027. Selain perbaikan jalan, ia menyampaikan kebutuhan pembuatan bak sampah dan drainase di lingkungan permukiman.

“Kami mengusulkan agar jalan di lingkungan RT 03/RW 10 pada 2027 dapat direalisasikan untuk disemenisasi. Selain jalan, kami juga membutuhkan bak sampah dan pembuatan drainase agar lingkungan lebih tertata dan nyaman bagi warga,” kata Ketut.

Persoalan drainase turut disampaikan Annisa Aprilianti yang mengusulkan pembuatan drainase di Jalan Kelakai I yang berada sejajar dengan mushalla. Ia juga menyampaikan kebutuhan perbaikan jalan jembatan menuju jalan utama sebagai bagian dari akses lingkungan warga.

“Drainase di Jalan Kelakai I yang sejajar dengan mushalla perlu dibuat agar aliran air di lingkungan dapat lebih baik. Kami juga mengusulkan perbaikan jalan jembatan menuju jalan utama karena akses tersebut digunakan warga,” ujar Annisa.

Selain infrastruktur lingkungan, Annisa menyampaikan kebutuhan penggantian karpet mushalla Komplek Bandar Estate. Karpet yang digunakan saat ini sudah tidak layak dan membutuhkan penggantian dengan ukuran sekitar 10 x 10 meter.

Baca Juga  SMKN 5 Palangka Raya Kekurangan Ruang Kelas dan Alat Praktik

Kebutuhan fasilitas mushalla tersebut juga menjadi bagian dari aspirasi warga yang disampaikan dalam pertemuan. Selain karpet, warga menyampaikan berbagai kebutuhan sosial dan kegiatan masyarakat yang diharapkan dapat mendukung kebersamaan warga di lingkungan komplek.

Ibu Sri Mulyani, warga RT 03/RW 10 mengusulkan adanya kegiatan senam bagi ibu-ibu Komplek Bandar Estate. Ia berharap kegiatan tersebut dapat dilaksanakan setiap minggu atau satu kali dalam sepekan dengan dukungan instruktur dan konsumsi.

“Untuk ibu-ibu Komplek Bandar Estate, kami mengusulkan adanya kegiatan senam satu kali dalam seminggu. Kami berharap ada instruktur dan konsumsi untuk mendukung kegiatan tersebut agar dapat berjalan secara rutin,” kata Sri.

Sri juga menyampaikan usulan mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mengusulkan agar pelaksanaan MBG dihentikan karena menurutnya makanan yang diberikan tidak enak.

Selain berbagai aspirasi tersebut, Yanjin menyampaikan apresiasi kepada Faridawaty atas bantuan yang sebelumnya diberikan melalui kegiatan serap aspirasi untuk pembangunan gereja di Jalan Kecipir. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan kepada pembangunan rumah ibadah tersebut.

Dalam kegiatan reses tersebut, Faridawaty merealisasikan sejumlah bantuan untuk menjawab sebagian aspirasi warga. Bantuan yang direalisasikan berupa pemanggilan ZIN atau instruktur zumba untuk kegiatan ibu-ibu Komplek Bandar Estate serta pembelian karpet untuk musholla komplek.

Baca Juga  SMKN 5 Palangka Raya Kekurangan Ruang Kelas dan Alat Praktik

Bantuan tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut terhadap kebutuhan warga yang disampaikan secara langsung dalam kegiatan reses. Sementara itu, aspirasi terkait perbaikan dan semenisasi jalan, pembangunan drainase, bak sampah, serta akses jembatan menjadi kebutuhan lingkungan yang disampaikan untuk mendapatkan perhatian lebih lanjut.

Warga berharap usulan perbaikan jalan yang telah beberapa kali masuk Musrenbang dapat direalisasikan. Selain Jalan Teratai 1 sampai 5, warga juga meminta perhatian terhadap Jalan Kelakai 5 dan jalan lingkungan RT 03/RW 10 yang membutuhkan semenisasi.

Kebutuhan infrastruktur tersebut juga berkaitan dengan drainase dan pengelolaan lingkungan. Warga mengusulkan pembangunan drainase di Jalan Kelakai I serta pembuatan bak sampah agar fasilitas dasar lingkungan dapat mendukung kenyamanan masyarakat.

“Harapan kami, usulan yang sudah berkali-kali disampaikan melalui Musrenbang tidak berhenti sebagai usulan, tetapi dapat direalisasikan secara bertahap. Jalan, drainase, dan fasilitas lingkungan merupakan kebutuhan yang dirasakan langsung warga setiap hari, sehingga perbaikannya sangat berarti bagi kenyamanan dan aktivitas masyarakat,” tandas Hadi.(sct)

+ posts