BUNTOK – Wakil Bupati Barito Selatan Khristianto Yudha secara resmi membuka Pasar Ramadhan 1447 Hijriah yang digelar di Halaman Plaza Beringin Buntok, Kamis (19/2/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Barito Selatan ini akan berlangsung selama 30 hari ke depan dan diharapkan dapat menambah semarak suasana masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa serta menyambut Hari Raya Idul Fitri.
Selain pembukaan pasar Ramadhan, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pembagian sembako bagi anak yatim serta masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Khristianto Yudha menyampaikan bahwa penyelenggaraan Pasar Ramadhan diharapkan dapat mendorong pergerakan ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di wilayah Barito Selatan.
“Kami berharap Pasar Ramadhan ini memberikan manfaat yang luas, baik bagi para pedagang maupun masyarakat yang mencari menu berbuka puasa,” ujar Khristianto.
Ia juga mengimbau para pedagang yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut untuk menjaga kebersihan lingkungan pasar agar tetap nyaman bagi pengunjung.
Menurutnya, kebersihan dan kerapian lingkungan pasar merupakan tanggung jawab bersama antara pedagang, panitia, dan masyarakat yang datang berbelanja.
“Kebersihan dan kenyamanan merupakan tanggung jawab bersama sehingga setiap pengunjung merasa aman dan nyaman saat berbelanja di Pasar Ramadhan,” katanya.
Pada kesempatan itu, Khristianto juga menjelaskan bahwa pada pertengahan bulan Ramadhan, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Barito Selatan akan melaksanakan Pasar Penyeimbang di lokasi yang sama.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok selama menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan.
Kegiatan pembukaan Pasar Ramadhan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Selatan, para asisten Setda Barsel, kepala perangkat daerah terkait, serta tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat setempat.(adv)


















