PWI Kalteng Bentuk Kontingen Porwanas Lampung Sejak Awal

HEADLINE155 Dilihat

PALANGKARAYA – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Tengah (Kalteng) mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 di Lampung. Struktur pimpinan kontingen ditetapkan lebih awal sebagai bagian dari upaya menyiapkan tim secara terarah.

Gubernur Kalteng, H Agustiar Sabran telah memberikan restu terhadap komposisi pimpinan kontingen. Sigit Widodo dipercaya menjadi Ketua Kontingen PWI Kalteng, didampingi Sadagori Henoch Binti alias Ririen Binti sebagai wakil ketua.

Penetapan tersebut dituangkan dalam surat keputusan (SK) yang diserahkan Ketua PWI Kalteng M Zainal kepada Sigit Widodo.

Penyerahan SK turut didampingi Sekretaris Jenderal PWI Kalteng Ika Lelunu dan Ketua Siwo PWI Kalteng Fevri Ibin. Sejumlah pengurus PWI Kalteng juga hadir menyaksikan penyerahan mandat tersebut.

Ketua PWI Kalteng, M Zainal mengatakan bahwa pembentukan kontingen sejak awal diperlukan agar seluruh persiapan menghadapi Porwanas dapat dilakukan secara terarah dan terukur.

“PWI Kalteng mempersiapkan kontingen terbaik yang akan membawa nama Kalimantan Tengah pada ajang olahraga wartawan tingkat nasional ini,” kata Zainal, Selasa (29/09/2026).

Menurutnya, kesiapan kontingen tidak dapat dibangun secara instan. Para atlet membutuhkan pembinaan, tim memerlukan koordinasi, sementara setiap cabang olahraga memiliki kebutuhan teknis yang berbeda.

Karena itu, struktur kontingen dibentuk lebih awal agar berbagai kebutuhan dapat dipersiapkan secara bertahap. Persiapan tersebut mencakup pembinaan atlet, pemetaan cabang olahraga yang akan diikuti, administrasi, hingga membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Itu langkah konkret,” tandas Zainal.

Sementara itu, Sigit Widodo menyadari mandat sebagai Ketua Kontingen PWI Kalteng bukan tanggung jawab ringan. Menurutnya, Porwanas tidak sekadar berkaitan dengan keikutsertaan atlet dalam pertandingan, tetapi juga membawa nama Kalteng dan PWI.

“Ini amanah yang tidak mudah. Kita berada di zona yang penuh tantangan. Wartawan banyak mengajarkan tentang kehidupan,” ujar Sigit.

Sigit menilai keterlibatannya dalam PWI bukan sesuatu yang baru. Pengalaman tersebut menjadi modal untuk membangun komunikasi dan sinergi dalam menyiapkan kontingen menuju Porwanas Lampung.

“Masuk di PWI bukan dunia baru. Harus sinergi,” tegasnya.

Ia menekankan, persiapan kontingen tidak semata-mata diarahkan pada pencapaian di arena pertandingan. Menurutnya, terdapat tiga aspek yang harus berjalan beriringan, yakni prestasi, administrasi, dan kolaborasi.

Ketiga aspek tersebut, lanjut Sigit, menjadi fondasi dalam membangun kontingen yang mampu bekerja secara efektif sejak masa persiapan hingga pelaksanaan Porwanas 2027 di Lampung.

“Langkah awal yang bagus adalah bagaimana kita sukses dalam kontingen, prestasi, administrasi, dan kolaborasi,” tutup Sigit.(sct)

+ posts