KAPUAS – PT Industrial Forest Plantation (PT IFP) memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui Pelatihan Fire Crew Klasifikasi 1 bagi anggota Regu Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla).
Kegiatan berlangsung selama tujuh hari, mulai 24 hingga 30 Juni 2026, dengan menghadirkan instruktur dan narasumber dari sejumlah lembaga yang berkompeten di bidang pengendalian karhutla.
Pelatihan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus memastikan seluruh personel Regu Dalkarhutla memiliki kompetensi sesuai standar nasional untuk melaksanakan tugas pencegahan, kesiapsiagaan, dan penanggulangan kebakaran di kawasan operasional perusahaan.
Pelaksanaan Pelatihan Fire Crew Klasifikasi 1 juga merupakan salah satu kewajiban yang harus dipenuhi oleh pemegang perizinan berusaha pemanfaatan hutan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.32 Tahun 2016 tentang Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan.
Selama pelatihan, peserta memperoleh pembekalan dari instruktur berpengalaman yang berasal dari Manggala Agni Kalimantan Tengah, Manggala Agni Kalimantan Timur, serta Balai Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Wilayah V.
Materi yang diberikan mencakup teori maupun praktik berdasarkan pengalaman penanganan berbagai kejadian kebakaran hutan dan lahan di Indonesia.
Berbagai materi yang disampaikan meliputi dasar-dasar pengendalian kebakaran hutan dan lahan, teknik pencegahan dan deteksi dini, penggunaan peralatan pemadaman, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), komunikasi lapangan, organisasi regu pemadam, hingga teknik pemadaman langsung maupun tidak langsung.
Selain pembelajaran di dalam kelas, peserta juga mengikuti simulasi dan praktik lapangan untuk mengasah kemampuan operasional dalam menghadapi kondisi darurat.
Melalui latihan tersebut, setiap personel diharapkan mampu memahami prosedur penanganan kebakaran secara cepat, tepat, aman, dan sesuai standar operasional.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan teknis sekaligus membangun kesiapsiagaan seluruh anggota Regu Dalkarhutla PT IFP dalam menghadapi potensi karhutla, terutama pada musim kemarau yang memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi.
Dengan personel yang terlatih dan tersertifikasi, perusahaan dapat memperkuat sistem pencegahan dan penanggulangan kebakaran secara lebih efektif.
Penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dari sistem perlindungan hutan yang diterapkan PT IFP.
Selain didukung sarana dan prasarana pengendalian karhutla yang memadai, keberadaan regu pemadam yang memiliki kompetensi sesuai standar menjadi faktor utama dalam menjaga kawasan operasional perusahaan dari ancaman kebakaran.
Melalui penyelenggaraan Pelatihan Fire Crew Klasifikasi 1, PT Industrial Forest Plantation menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya pemerintah mencegah dan mengendalikan kebakaran hutan dan lahan.
Program ini diharapkan mampu melahirkan personel yang profesional, siap menghadapi berbagai potensi kebakaran, serta menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian lingkungan, melindungi aset perusahaan, dan mendukung pengelolaan hutan yang berkelanjutan serta bertanggung jawab.(sct)


