PT IFP Bersama KKN Literasi UPR Perkuat Budaya Baca Anak Bereng Basuran

FORESTRY22 Dilihat

KAPUAS – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Literasi 2026 Universitas Palangka Raya kembali menghadirkan kegiatan edukatif bagi anak-anak usia sekolah di Dusun Bereng Basuran, Desa Humbang Raya.

Kegiatan yang dilaksanakan beberapa waktu lalu tersebut berlangsung di bangunan sekolah yang dibangun melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Industrial Forest Plantation (PT IFP).

Kegiatan menjadi bagian dari upaya bersama meningkatkan minat belajar sekaligus membangun budaya literasi di tengah masyarakat, khususnya bagi anak-anak usia sekolah yang berada di sekitar wilayah konsesi PT IFP.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN Literasi 2026 berkolaborasi dengan Departemen Social, Security and License (SSL) PT IFP.

Anak-anak mengikuti kegiatan dengan antusias melalui berbagai aktivitas pembelajaran yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan.

Melalui kegiatan tersebut, anak-anak tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga memperoleh pengalaman belajar dalam suasana yang lebih santai.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan ketertarikan terhadap aktivitas belajar sekaligus membangun kebiasaan membaca sejak usia sekolah.

Literasi dalam konteks pendidikan anak tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis.

Literasi juga menjadi fondasi untuk mengembangkan kemampuan memahami informasi, berkomunikasi, berpikir kritis, serta membangun kepercayaan diri dalam proses pembelajaran.

Karena itu, kegiatan literasi yang dilaksanakan secara langsung di lingkungan masyarakat dinilai memiliki arti penting.

Anak-anak mendapatkan ruang untuk belajar, membaca, berdiskusi, dan berinteraksi melalui pendekatan yang lebih informal.

Bagi PT IFP, perhatian terhadap pendidikan masyarakat merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan program sosial yang memberikan manfaat jangka panjang.

Dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan di desa-desa sekitar wilayah konsesi menjadi salah satu bentuk kontribusi perusahaan dalam membantu membuka akses dan kesempatan belajar bagi generasi muda.

Kegiatan KKN Literasi 2026 di Dusun Bereng Basuran juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia usaha dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Melalui Departemen SSL, PT IFP memberikan dukungan dan pendampingan berdasarkan kebutuhan masyarakat di wilayah operasional perusahaan.

Sementara itu, Universitas Palangka Raya melalui mahasiswa KKN membawa pendekatan akademik dan edukatif sebagai stimulus pembelajaran.

Sinergi tersebut menciptakan ruang belajar yang tidak hanya bermanfaat bagi anak-anak, tetapi juga menjadi pengalaman bagi mahasiswa untuk memahami kondisi sosial masyarakat secara langsung.

Mahasiswa dapat melihat potensi, kebutuhan, sekaligus dampak langsung kegiatan pemberdayaan yang dilakukan bersama masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Keberadaan anak-anak usia sekolah di Dusun Bereng Basuran menjadi perhatian bersama agar mereka memperoleh pendampingan dan kesempatan belajar yang memadai.

Upaya tersebut penting untuk mencegah kesenjangan pendidikan sekaligus mendukung pemberantasan buta aksara dan penguatan budaya literasi di tingkat desa.

PT IFP memandang pembangunan tidak hanya berkaitan dengan aspek ekonomi dan pengelolaan sumber daya, tetapi juga menyangkut peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Pendidikan menjadi salah satu investasi sosial yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Melalui dukungan terhadap kegiatan literasi, penyediaan fasilitas pendidikan melalui program CSR, serta kolaborasi dengan berbagai pihak, PT IFP terus berupaya mengambil bagian dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat. Tindak lanjut diperlukan untuk menjaga semangat anak-anak dalam membaca, belajar, dan berbagi pengetahuan sehingga kebiasaan positif tersebut dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.

Bagi mahasiswa, keterlibatan dalam KKN Literasi juga menjadi ruang untuk mengimplementasikan pengetahuan sekaligus membangun kepedulian terhadap kondisi pendidikan masyarakat.

Interaksi langsung dengan anak-anak dan lingkungan desa memberikan pengalaman pembelajaran yang tidak hanya berlangsung di ruang akademik.

Kolaborasi antara perguruan tinggi, masyarakat, dan perusahaan diharapkan dapat terus dikembangkan agar manfaat kegiatan literasi semakin luas.

Keberlanjutan program menjadi penting untuk memastikan semangat belajar yang telah dibangun dapat dipelihara dan berkembang.

Dari ruang belajar sederhana, tumbuh harapan besar. Bersama perguruan tinggi, masyarakat, dan perusahaan, literasi menjadi langkah kecil yang dapat membuka jalan menuju masa depan yang lebih cerah bagi generasi penerus di wilayah konsesi PT IFP.(sct)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *