Pemkab Barsel Sosialisasikan Inovasi Daerah Tingkatkan Pelayanan Publik

BUNTOK – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) menggelar Sosialisasi Inovasi Daerah sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula BAPPERIDA Kabupaten Barito Selatan, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan ini mengacu pada amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, khususnya Pasal 388 yang menyatakan bahwa pemerintah pusat memberikan penilaian terhadap inovasi yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah serta memberikan penghargaan atau insentif bagi daerah yang berhasil menerapkan inovasi.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah daerah juga berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah sebagai pedoman pelaksanaan praktik inovatif dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menargetkan peningkatan signifikan pada Indeks Inovasi Daerah tahun 2026 dengan capaian skor 65,1 persen agar dapat masuk dalam kategori “Kabupaten Sangat Inovatif”.

Sebelumnya, pada tahun 2025 Kabupaten Barito Selatan berhasil meraih skor 61,5 persen dan menempati peringkat pertama se-Kalimantan Tengah. Capaian tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas inovasi di berbagai sektor pelayanan publik.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Barito Selatan Khristianto Yudha yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Barsel Yoga P Utomo menegaskan pentingnya kerja sama dan kolaborasi seluruh pihak dalam membangun inovasi daerah yang berkelanjutan.

“Jika ingin berjalan cepat, berjalanlah sendiri. Namun jika ingin berjalan jauh, kita harus berjalan bersama-sama,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa keberhasilan inovasi daerah memerlukan sinergi yang kuat serta langkah bertahap yang dilakukan secara konsisten oleh seluruh perangkat daerah.

“Melalui kegiatan ini, seluruh Organisasi Perangkat Daerah dan instansi terkait didorong untuk melahirkan ide-ide inovatif yang berdampak langsung bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala BAPPERIDA Kabupaten Barito Selatan Jaya Wardana menambahkan bahwa partisipasi aktif dari setiap OPD sangat penting dalam mendorong lahirnya inovasi pelayanan publik di daerah.

Ia menilai koordinasi lintas instansi serta pemanfaatan teknologi digital juga menjadi faktor penting untuk meningkatkan efisiensi kerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Inovasi diharapkan mampu memperpendek birokrasi serta mempermudah akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, pendidikan, maupun pelayanan dasar lainnya,” jelasnya.

Kegiatan sosialisasi tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Asisten Setda Barsel, kepala perangkat daerah terkait se-Kabupaten Barito Selatan, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.(adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *