Festival Pelajar Kalteng Perkuat Karakter Generasi Muda Berprestasi

PALANGKARAYA – Festival Olahraga dan Seni tingkat SMA dan SMK se-Kalimantan Tengah menjadi wadah strategis pembinaan karakter pelajar melalui pendekatan kompetisi, kreativitas, dan kebersamaan.

Kegiatan yang dipusatkan di SMAN 3 Palangka Raya ini dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran dan diikuti ratusan pelajar dari seluruh kabupaten dan kota di Bumi Tambun Bungai.

Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran menyampaikan bahwa festival tersebut tidak sekadar menjadi ajang lomba, tetapi juga sarana pembentukan kepribadian generasi muda agar tumbuh sebagai insan yang berkarakter, disiplin, dan berdaya saing. Melalui olahraga dan seni, pelajar dilatih untuk menjunjung sportivitas, kerja sama, serta menghargai perbedaan.

“Hari ini kita berkumpul dalam rangka silaturahmi Hasupa Hasundau sekaligus Festival Olahraga dan Seni SMA dan SMK se-Kalteng. Ini menjadi ruang kebersamaan antara pemerintah dan pelajar,” ujar Agustiar Sabran belum lama ini.

Menurutnya, pembinaan karakter harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas akademik. Pendidikan tidak hanya mencetak siswa yang cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, etika, dan kepedulian sosial.

Oleh karena itu, ruang-ruang ekspresi seperti olahraga dan seni harus terus diperluas agar potensi pelajar dapat berkembang secara seimbang.

Agustiar menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen memastikan setiap anak memperoleh kesempatan pendidikan yang adil dan bermutu, termasuk pembentukan karakter melalui kegiatan nonakademik.

Festival ini menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, kompetitif, dan inspiratif.

Selain itu, Agustiar juga menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai aset daerah dan bangsa.

Ia mengingatkan bahwa kemajuan suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya, sehingga pembinaan sejak bangku sekolah menjadi investasi jangka panjang.

“Negara yang tidak memiliki sumber daya manusia yang unggul tidak akan maju. Pendidikan adalah modal utama untuk masa depan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Agustiar juga menyampaikan pesan moral kepada para pelajar agar menjauhi narkoba, minuman keras, balapan liar, serta pergaulan bebas.

Dirinya menilai tantangan generasi muda saat ini semakin kompleks, terutama dengan derasnya arus informasi di media sosial yang tidak semuanya membawa dampak positif.

Pihaknya mengajak para siswa untuk bijak dalam menggunakan teknologi dan tidak mudah terpengaruh oleh hoaks.

Menurutnya, karakter yang kuat akan menjadi benteng utama bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

“Kita harus punya niat, tekad, dan kemauan. Jangan pernah berhenti mendidik generasi muda, karena merekalah aset bangsa yang harus kita jaga bersama,” ucapnya.

Menurutnya lebih dalam lagi, pembinaan karakter harus dimulai sejak dini dan dilakukan secara konsisten.

Melalui kegiatan seperti festival ini, Pemerintah Daerah ingin menanamkan nilai-nilai positif yang akan melekat pada diri siswa hingga mereka terjun ke masyarakat.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Muhammad Reza Prabowo menjelaskan bahwa Festival Olahraga dan Seni ini mempertandingkan berbagai cabang olahraga dan seni yang dirancang untuk mengasah bakat, minat, serta karakter pelajar.

Menurut Reza, kegiatan yang diikuti sekitar 800 siswa dari SMA dan SMK se-Kalimantan Tengah ini tidak hanya melatih kemampuan teknis, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri, kepemimpinan, dan tanggung jawab.

“Melalui kompetisi yang sehat, pelajar belajar menghargai proses, menerima kemenangan dengan rendah hati, serta kekalahan dengan lapang dada,” kata Reza.

Ia menambahkan bahwa pembinaan karakter melalui olahraga dan seni selaras dengan kebijakan pendidikan daerah yang menempatkan peserta didik sebagai subjek utama pembangunan sumber daya manusia.

Pemerintah daerah terus mendorong sekolah untuk mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler yang berkualitas dan inklusif.

Reza juga menegaskan bahwa Pemprov Kalteng terus memperkuat kualitas pendidikan melalui berbagai program pendukung, termasuk digitalisasi pembelajaran dan penyediaan fasilitas pendidikan yang merata.

Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat dan siap menghadapi masa depan.(sct)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *