PALANGKARAYA – Upaya meningkatkan daya saing produk perikanan daerah terus dilakukan Pemprov Kalteng melalui penguatan sinergi antara Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah (Dislutkan) dan Badan Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Kalteng.
Pertemuan koordinasi kedua instansi berlangsung di Palangka Raya, baru-baru ini, guna mematangkan skema ekspor langsung produk perikanan tanpa melalui daerah lain.
Kepala BKHIT Kalteng. Sondang S bersama jajaran diterima langsung oleh Kepala Dislutkan Kalteng Sri Widanarni. Pertemuan tersebut membahas berbagai hambatan teknis di lapangan, mulai dari keterbatasan sarana transportasi, efektivitas jalur distribusi, kesiapan infrastruktur pendukung, hingga pemenuhan standar mutu dan persyaratan karantina.
Sri Widanarni menegaskan bahwa kolaborasi antarlembaga menjadi fondasi penting dalam mempercepat realisasi ekspor langsung dari Kalteng.
Menurutnya, keberhasilan ekspor tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sumber daya, tetapi juga konsistensi kualitas produk serta kesiapan sistem pendukung.
“Kami ingin memastikan bahwa produk perikanan Kalteng mampu bersaing dan memenuhi standar pasar ekspor. Sinergi dengan Karantina menjadi langkah strategis untuk menjamin mutu dan kelancaran proses,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen mendukung pembinaan pelaku usaha perikanan agar mampu memenuhi seluruh persyaratan teknis dan administratif, sehingga peluang ekspor dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.
Sementara itu, Sondang menyampaikan kesiapan pihaknya untuk memberikan fasilitasi dan pendampingan sesuai ketentuan yang berlaku, sepanjang standar teknis dan administratif terpenuhi oleh pelaku usaha.
“Selama persyaratan teknis dan administratif terpenuhi, kami siap mendukung ekspor langsung dari Kalteng. Hal ini akan memberikan efisiensi distribusi dan mempercepat akses pasar,” jelasnya.
Melalui penguatan koordinasi tersebut, Dislutkan dan BKHIT Kalteng sepakat menjadikan ekspor langsung sebagai langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.(sct)

















