JAKARTA – BPJS Kesehatan memastikan layanan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap dapat diakses selama periode libur Lebaran 2026.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito mengatakan kemudahan layanan JKN harus tetap dirasakan masyarakat kapan pun dan di mana pun, termasuk saat momentum mudik Lebaran yang menjadi tradisi tahunan masyarakat Indonesia.
“Momentum mudik Lebaran tidak boleh menjadi penghalang bagi peserta untuk memperoleh pelayanan kesehatan. BPJS Kesehatan memastikan layanan Program JKN tetap dapat diakses dengan mudah, sehingga masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan tenang karena perlindungan kesehatannya tetap terjamin,” ujarnya belum lama ini.
Sebagai dukungan selama masa mudik, BPJS Kesehatan juga menghadirkan Posko Mudik di sejumlah titik strategis mulai 13–16 Maret 2026, di antaranya Pelabuhan Merak, Terminal Pulo Gebang, sejumlah rest area tol di Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur, serta Terminal Purabaya dan Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar. Posko tersebut memberikan layanan informasi, konsultasi, hingga bantuan layanan bagi peserta JKN selama perjalanan.
Selain layanan tatap muka di kantor cabang pada 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026 pukul 08.00–13.30 waktu setempat, peserta juga dapat memanfaatkan layanan digital seperti Aplikasi Mobile JKN, PANDAWA di nomor 08118165165, serta Care Center 165 untuk mengakses berbagai layanan administrasi kepesertaan.
Disisi lain, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya, K. Hindro Kusumo menegaskan masyarakat tetap dapat memperoleh layanan kesehatan maupun administrasi kepesertaan meski sedang melakukan perjalanan mudik.
Hindro juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan selama perjalanan mudik. Aktivitas yang tinggi selama libur Lebaran dinilai dapat memicu berbagai risiko gangguan kesehatan jika tidak diantisipasi dengan baik.
“Pastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima sebelum berangkat, cukup beristirahat, mengonsumsi makanan bergizi, serta tetap menjaga kebersihan diri selama perjalanan. Jika melakukan perjalanan jauh, beristirahatlah secara berkala agar tubuh tidak kelelahan dan tetap waspada di perjalanan,” jelas Hindro.
Ia juga mengingatkan peserta JKN yang memiliki kondisi kesehatan tertentu untuk membawa obat-obatan pribadi yang diperlukan. Apabila mengalami kondisi gawat darurat selama perjalanan, peserta tetap dapat mengakses layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) di rumah sakit mitra BPJS Kesehatan di mana pun berada.
“Jika terjadi keadaan darurat, peserta JKN dapat langsung mengakses layanan IGD di rumah sakit mitra BPJS Kesehatan mana pun. Kami memastikan perlindungan kesehatan bagi peserta tetap berjalan selama periode mudik Lebaran,” tandasnya. (red)


















