Pengawasan Internet Anak Jadi Perhatian Serius DPRD Kalteng

PALANGKARAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Abdul Hafid mengingatkan pentingnya peran aktif orang tua dalam mengawasi penggunaan internet dan media sosial oleh anak-anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

“Anak-anak kita sekarang sangat mudah mengakses internet dan media sosial. Tanpa pengawasan yang ketat, mereka rentan terhadap berbagai bahaya yang mengintai di dunia maya,” kata Hafid belum lama ini.

Menurut Hafid, kemudahan akses internet saat ini tidak hanya membawa manfaat, tetapi juga menyimpan berbagai potensi risiko yang dapat berdampak panjang terhadap kondisi mental, moral, dan masa depan generasi muda jika tidak diantisipasi sejak dini.

Ia menjelaskan, ancaman di ruang digital semakin beragam, mulai dari paparan konten negatif, penipuan daring, hingga potensi pelecehan yang dapat menimpa siapa saja, termasuk anak-anak yang masih dalam tahap perkembangan.

Hafid menilai, tanpa pendampingan yang memadai, anak-anak cenderung belum memiliki kemampuan untuk menyaring informasi maupun memahami risiko dari aktivitas digital yang mereka lakukan sehari-hari.

Selain itu, ia menyoroti fenomena kecanduan media sosial yang kini semakin marak terjadi di kalangan anak-anak dan remaja, yang berdampak pada menurunnya konsentrasi belajar serta berkurangnya interaksi sosial di dunia nyata.

“Penggunaan media sosial yang berlebihan tak hanya berdampak pada kesehatan mental dan fisik, tetapi juga dapat mengganggu prestasi akademik dan interaksi sosial anak,” tambahnya.

Lebih lanjut, Hafid menekankan pentingnya membangun literasi digital secara kolektif, tidak hanya di lingkungan keluarga, tetapi juga melalui peran sekolah dan masyarakat dalam menciptakan ruang digital yang sehat dan edukatif.

Ia menyebutkan, upaya perlindungan anak di era digital harus dilakukan secara terpadu dengan meningkatkan pemahaman terhadap etika berinternet serta kesadaran akan bahaya yang dapat muncul sewaktu-waktu.

Hafid juga mendorong pemerintah daerah agar lebih aktif dalam memberikan penyuluhan dan edukasi digital kepada masyarakat sebagai langkah preventif dalam menghadapi berbagai ancaman dunia maya.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memastikan bahwa masyarakat memiliki bekal pengetahuan yang cukup dalam mendampingi anak-anak beraktivitas di dunia digital.

“Kita semua punya peran penting dalam menciptakan lingkungan digital yang aman dan positif bagi anak-anak,” tandas Hafid.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *